Terkini AgrariaWarga Banyak Kecewa Tak Kebagian Vaksin, Wako Riza Falepi Minta Maaf :...

Warga Banyak Kecewa Tak Kebagian Vaksin, Wako Riza Falepi Minta Maaf : “Kita Sudah Minta Tambahan, Mohon Bersabar”

Payakumbuh — Beberapa warga harus menelan kekecewaan karena tidak kebagian nomor antrian dalam Gebyar Vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Payakumbuh di beberapa titik, termasuk di puskesmas-puskesmas yang ada.

Seperti pelaksanaan vaksinasi yang difasilitasi oleh Perumda Air Minum Tirta Sago (Pamtigo) Kota Payakumbuh di Gor M. Yamin, Kamis (15/7). Terpantau tak hanya diikuti oleh warga Kota Payakumbuh saja, bahkan warga luar daerah eksodus ke Payakumbuh untuk ikut vaksinasi.

Ironisnya, beberapa warga sempat meradang karena jumlah peserta vaksinasi yang terpaksa harus dibatasi. Kondisi saat ini stok vaksin yang tak mencukupi di Payakumbuh, sudah habis.

“Vaksin ini kan hak kami, kenapa malah sekarang dibatas-batasi yang ikut? Kalau vaksinnya kurang tambah dong!” kata salah satu warga yang enggan disebutkan namanya kepada media.

“Kami sangat ingin divaksin, kalau bisa jumlahnya harus banyak biar kebagian,” tukuk warga lainnya.

Baca juga  Bupati Safaruddin Distribusikan 2191 Beasiswa Pendidikan

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dr. Bakhrizal menyampaikan sudah hampir 3000 warga Limapuluh Kota yang ikut vaksinasi di Payakumbuh, meskipun dilaksanakan oleh Pemko Payakumbuh, tetapi data mereka masuk ke capaian vaksinasi Pemkab Limapuluh Kota.

“Wali Kota Riza Falepi memang memberikan keringanan dan kesempatan kepada warga Limapuluh Kota yang beraktifitas dan bekerja di Payakumbuh untuk bisa ikut divaksin, tetapi saat ini kita harus membatasi karena stok vaksin kita tidak banyak, kemarin saja sampai habis, takutnya tidak cukup buat memenuhi kebutuhan warga kota,” kata Bakhrizal.

Sementara itu, Wali Kota Riza Falepi menyampaikan permintaan maaf kepada warga atas kejadian ini. Dirinya menyampaikan apresiasi kepada semangat warga yang atas kesadaran mereka datang untuk divaksin, hingga saat ini sudah lebih dari 28000 dosis tersalurkan di Payakumbuh dan masih ada kebutuhan sekitar lebih dari 200 ribu dosis lagi.

Baca juga  Tiba di Singapura, Presiden Jokowi akan Hadiri Ecosperity Week 2023

“Silahkan marah kepada saya, tidak apa-apa. Memang saat ini vaksinnya belum datang karena sudah habis. Kita sudah minta tambahannya kepada Menteri Kesehatan RI melalui Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, sudah dijanjikan tapi belum datang. Mudah-mudahan kiriman tambahan vaksin datang lagi minggu depan, mari kita menunggu,” kata Riza.

Wali kota dua periode itu juga menghimbau warga agar bisa menyelamatkan diri masing-masing dari bahaya Covid-19, dimana menyelamatkan diri sama dengan menyelamatkan masyarakat dengan selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Vaksin ini bagian dari ikhtiar kita, memang kalau divaksin tidak menjamin tak bisa positif, tetapi ketika suatu saat terpapar, maka dampak Covid-19 tidak berbahaya kepada tubuh,” pungkasnya.

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...