Terkini AgrariaWamen ATR/Waka BPN: Jadikan Penyelesaian Huntap Sebagai Pintu Masuk Pembangunan Palu dan...

Wamen ATR/Waka BPN: Jadikan Penyelesaian Huntap Sebagai Pintu Masuk Pembangunan Palu dan Sulteng

Palu – Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Surya Tjandra, menghadiri Rapat Koordinasi Khusus Pelaksanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sulawesi Tengah yang diinisiasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Rapat yang diselenggarakan di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah pada Kamis (27/05/2021), dihadiri juga oleh Wakil Menteri PUPR, John Wempi Wetipo, Gubernur yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Mulyono, Wali Kota Palu, Hadiyanto Rasyid dan Bupati Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu serta perwakilan dari instansi/lembaga terkait.

Dalam sambutannya, Wamen ATR/Waka BPN mengatakan pertemuan kali ini dapat memberikan sinyal yang sangat baik khususnya ketika pemerintah sudah bekerja bersama dalam menangani bencana. “Terima kasih kepada Wamen PUPR yang telah menginisiasi pertemuan ini, kami dengan senang hati menyambut karena kami juga sudah lama mengharapkan konsolidasi dalam bekerja,” kata Surya Tjandra.

Lebih lanjut, Surya Tjandra menuturkan bahwa hambatan-hambatan yang ada pada pembangunan hunian tetap khususnya dan pembangunan Sulteng pada umumnya dapat diselesaikan dengan cepat dan meminimalisir terjadinya masalah lain di kemudian hari. “Prosesnya jangan sampai kita menyelesaikan masalah tapi menciptakan masalah lain. Dengan dasar itu, kita dapat menyelesaikan masalah bersama dan kawal secara efektif, agar apa yang diharapkan masyarakat bisa terwujud,” tuturnya.

Baca juga  Mendagri Umumkan Tim Seleksi Calon Anggota KPU RI dan Bawaslu RI Periode 2022-2027

Wamen ATR/Waka BPN mengungkapkan bahwa harapan lain untuk pemerintah provinsi dan kabupaten/kota adalah menjadikan penyelesaian pembangunan huntap sebagai pintu masuk untuk membenahi permasalahan-permasalahan lain yang terjadi di Palu maupun di seluruh wilayah di Sulteng. Untuk mewujudkan hal tersebut, ia mengatakan butuh kerja sama dan dukungan semua pihak. “Mudah-mudahan dengan kesempatan yang baik ini kita dapat bersama-sama merehabilitasi lokasi pasca bencana dan sekaligus membangun Sulawesi Tengah. Kalau dengan cara ini kita berhasil, maka kita bisa juga menyelesaikan masalah serupa di wilayah yang rawan bencana seperti NTT, NTB dan Kalimantan,” ajak Surya Tjandra.

Wamen PUPR pada sambutannya mengatakan untuk mempercepat proses pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana Sulawesi Tengah memang diperlukan rakor bersama. Ia mengungkapkan latar belakang dari dilaksanakannya rakor kali ini adalah adanya kegiatan demonstrasi terkait klaim kepemilikan lahan secara virtual oleh warga dan kemudian ditindaklanjuti dengan pertemuan antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota dan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian ATR/BPN dan Kementerian PUPR. “Berdasarkan hasil pertemuan-pertemuan tadi, memang ada kebutuhan untuk penyelesaian permasalahan lahan pembangunan huntap. Maka dari itu, kita perlu kerja bersama, dan keseriusan pemerintah provinsi, kabupaten dan kota untuk mempercepat pembangunan pasca bencana,” tutur John Wempi Wetipo.

Baca juga  Gus Menteri Minta Kepala Daerah Proses Pengajuan Dana Desa Maksimal Seminggu

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Mulyono dalam sambutannya berharap bahwa pertemuan ini dapat melahirkan solusi dan langkah strategis guna mempercepat penyelesaian hambatan dalam melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana Sulawesi Tengah. “Saya berharap dari forum ini dapat dimanfaatkan untuk menyederhanakan dan akhirnya menemukan titik awal penyelesaian masalah yang ada sehingga dapat dihasilkan solusi dan rekomendasi yang tepat dalam penanganannya. Terima kasih dan kami mengapresiasi semua pihak yang selama ini memfasilitasi dan membantu percepatan tehabilitasi dan rekonstrukasi pascabencana,” Kata Mulyono.

Pada kegiatan Rapat Koordinasi Khusus Pelaksanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sulawesi Tengah juga berlangsung penandatanganan berita acara penyerahan lahan untuk huntap dari Kementerian ATR/BPN melalui Kanwil BPN Provinsi Sulteng yang diserahkan oleh Kepala Kanwil BPN Provinsi Sulteng, Doni Janarto Widiantono kepada Pemerintah Kota Palu, dalam hal ini diterima oleh Wali Kota Palu, Hadiyanto Rasyid. (LS/RZ/JR)

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...