Terkini AgrariaAnak Sungai Meluap, Kabupaten Ogan Komering Ulu Tergenang Banjir

Anak Sungai Meluap, Kabupaten Ogan Komering Ulu Tergenang Banjir

JAKARTA – Banjir melanda wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan, pada Kamis (20/5), pukul 19.00 WIB. Banjir yang terjadi dipicu oleh hujan intensitas tinggi dengan durasi yang cukup lama. Akibatnya, anak sungai di perumahan Helindo dan perumahan Sriwijaya meluap. Sebanyak 160 KK dilaporkan terdampak peristiwa tersebut.

Terdapat beberapa titik yang menjadi lokasi genangan banjir, yaitu Kelurahan Baturaja Permai dan Kelurahan Sekarjaya di Kecamatan Baturaja Timur.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu (BPBD OKU) mencatat beberapa kerugian materil akibat peristiwa tersebut. Terdapat total 160 rumah dan akses jalan dari Baturaja Timur yang terendam banjir. BPBD setempat juga melaporkan Tinggi Permukaan Air (TMA) saat kejadian adalah 30-150 sentimeter.

Menyikapi peristiwa tersebut, BPBD OKU telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan melakukan kaji cepat bencana. Bersama Kodim 0403 OKU, Polres OKU dan Instansi terkait lainnya, BPBD OKU melakukan patroli dan evakuasi warga terdampak.

Baca juga  Sinergi APIP dan BPKP Perkuat Fungsi Pengawasan Penyelenggaran Pemerintahan Daerah

Menurut laporan yang dikeluarkan Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB pada Jum’at (21/5) pukul 10.30 WIB, debit air sungai sudah normal dan aktivitas warga sudah kembali seperti biasa.

Berdasarkan tinjauan kajian risiko InaRISK BNPB, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan memiliki indeks risiko banjir sedang hingga tinggi. Cakupan luas risiko wilayah mencapai 15.141 hektar atau meliputi 12 Kecamatan.

Dilansir dari laman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kabupaten Ogan Komering Ulu berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang hingga Sabtu (22/5).

BNPB terus mengimbau masyarakat untuk selalu untuk waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang dan tanah longsor. Diharapkan masyarakat bisa memantau informasi peringatan dini melalui inarisk.bnpb.go.id dan laman BMKG.

Baca juga  TP PKK Pusat Gelar Jambore Nasional Kader PKK Tahun 2019

 

#SiapUntukSelamat
#KitaJagaAlamJagaKita
#BudayaSadarBencana
#BersatuLawanCovid19
#CuciTangan
#JagaJarak
#MaskerUntukSemua
#DiRumahAja

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...