Terkini AgrariaPenurunan Angka Kesembuhan Ialah Peringatan Untuk Meningkatkan Kewaspadaan

Penurunan Angka Kesembuhan Ialah Peringatan Untuk Meningkatkan Kewaspadaan

JAKARTA – Perkembangan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia per 3 Mei 2021, persentase kasus aktif Indonesia sebesar 6,0% lebih rendah dari tingkat dunia 12,7%. Persentase kesembuhan Indonesia telah menembus angka 91,3% lebih tinggi dibandingkan rata-rata dunia sebesar 85,2%. Namun pada kasus meninggal persentasenya 2,7% dibandingkan rata-rata dunia 2,1%.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyampaikan perkembangan mingguan terkini pada kasus positif, sembuh dan meninggal mingguan per tanggal 02 Mei 2021. “Meskipun kasus positif mengalami penurunan, sebesar 2,1%, namun perkembangan yang kurang baik terjadi pada angka kematian dan kesembuhan,” ujarnya dalam keterangan pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Selasa (4/5/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Melihat provinsi yang berkontribusi dalam angka kenaikan tertinggi, ialah Riau naik 718 (2.818 vs 3.536), Jawa Barat naik 621 (7.562 vs 8.132), Kepulauan Riau naik 228 (556 vs 874), Aceh naik 183 (377 vs 560) dan Nusa Tenggara Barat naik 180 (132 vs 314). Kelima provinsi ini diingatkan segera mengantisipasi adanya kenaikan kasus ini. Kondisi ini diharapkan tidak bertahan lama dan segera mengalami perbaikan di minggu berikutnya.

Baca juga  Peran Penting Mediator Pertanahan dalam Penyelesaian Sengketa dan Konflik Pertanahan

Melihat angka kematian, mengalami kenaikan 3,7% dari minggu sebelumnya. Terdapat 5 Provinsi dengan kenaikan angka kematian tertinggi di minggu ini, yaitu Jawa Tengah naik 35 (303 vs 338), Riau naik 24 (67 vs 91), NTB naik 15 (1 vs 16), Kep. Bangka Belitung naik 13 (12 vs 25), dan NTT naik 9 (4 vs 13).

Sedangkan angka kesembuhan mengalami penurunan yang cukup besar, yaitu 17,1% dibandingkan minggu sebelumnya. Meski demikian apresiasi diberikan pada 5 provinsi dengan kenaikan kesembuhan tertinggi. Yakni Riau naik 573 (1.597 vs 2.171), Sumatera Barat naik 414 (976 vs 1.391), Sulawesi Utara naik 241 (88 vs 429), Lampung naik 231 (250 vs 481) dan Nusa Tenggara Barat naik 165 (35 vs 199).

“Angka kematian yang meningkat serta angka kesembuhan yang menurun harus menjadi alarm bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaannya,” Wiku menegaskan.

Baca juga  Strategi Komunikasi Publik yang Efektif untuk Tingkatkan Pemahaman Masyarakat Terkait Covid-19

Masyarakat diminta mematuhi protokol kesehatan dan ketentuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang berlaku. Bagi Satgas di Daerah diminta mengawasi secara ketat dan segera ambil tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran.

“Dengan momen Hari Raya Idul Fitri yang akan segera datang, mari kita bersama-sama tingkatkan sinergi antara masyarakat dan pemerintah sehingga pada momentum hari raya ini, kita dapat bersama mencegah terjadinya penularan sehingga kasus COVID-19 dapat ditekan,” pesan Wiku.

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...