Terkini AgrariaOptimalkan Pelaksanaan Pembangunan Tahun 2021, Pemko Payakumbuh Lakukan Monev

Optimalkan Pelaksanaan Pembangunan Tahun 2021, Pemko Payakumbuh Lakukan Monev

Payakumbuh — Bagian Pengadaan Barang Jasa Administrasi Pembangunan (PBJ Dalbang) Sekretariat Daerah Kota Payakumbuh mengadakan kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) Triwulan I terhadap pelaksanaan dan pelaporan kegiatan pembangunan tahun 2021 di pemerintahan Kota Payakumbuh, Selasa(6/4).

“Merujuk pada surat keputusan Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Nomor 640/272/PBJ dan Dalbang-2021 tanggal 1 April 2021 perihal penyampaian laporan pelaksanaan kegiatan pembangunan, maka kita laksanakan kegiatan evaluasi berdasarkan surat keputusan ini,” ucap Kepala Bagian PBJ Dalbang Meizon Satria saat membuka kegiatan rapat yang berlangsung di aula ngalau indah lantai 3 Kantor Wali Kota Payakumbuh.

Dilanjutkan, “Saat ini perangkat daerah yang memberikan laporan kegiatan pelaksanaan pembangunan ke bagian PBJ Dalbang baru sekitar 30%, sehingga belum dapat diketahui progres secara menyeluruh realisasi fisik dan keuangan pelaksanaan kegiatan pembangunan di Kota Payakumbuh,” jelasnya.

Pada tahun 2021 Kota Payakumbuh dalam melakukan percepatan pembangunan memiliki anggaran untuk belanja modal sebanyak 120 Milyar.

Baca juga  Ibu kota pindah, Indef sarankan Jakarta jadi pusat layanan jasa

Meizon menyampaikan rapat Monev kali ini berfokus pada realisasi dan evaluasi pelaksanaan kegiatan masing-masing perangkat daerah serta diskusi tentang permasalahan yang ada dalam melaksanakan kegiatan.

“Rapat kita kali ini berfokus pada realisasi dan evaluasi pelaksanaan kegiatan masing-masing perangkat daerah. Oleh karena itu kita adakan sesi diskusi tentang permasalahan dan kendala yang terjadi dalam pelaksanaan kegiatan,” ungkapnya.

Sementara itu Asisten I Wali Kota Payakumbuh Yufnani Away saat memimpin rapat Monev mengatakan kegiatan monitoring bertujuan untuk mendorong percepatan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa tahun anggaran 2021.

Turut disampaikan, Sesuai Edaran LKPP RI Nomor 19 tahun 2019, tentang percepatan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pada kementerian/lembaga/pemerintah daerah maka perlu kita lakukan peningkatan penggunaan produk dalam negeri.

“Peningkatan peran serta usaha mikro, kecil, dan menengah sehingga membuat pengadaan barang jasa pemerintah berdampak pada pembangunan nasional serta juga peningkatan pada pelayanan publik dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap Pak Cy sapaan akrab Asisten I.

Baca juga  Kemenko Maritim sebut Pelindo hentikan reklamasi Pelabuhan Benoa

Selain itu, untuk melakukan percepatan pelaksanaan pengadaan barang jasa tersebut perlu dilakukan langkah yang terarah dan terukur.

“Banyak langkah yang harus dilakukan agar dapat tercapainya percepatan pelaksanaan pengadaan barang jasa ini, dan diantaranya langkah pada proses, pengguna anggaran dan PPK serta PPTK dan melakukan koordinasi dengan UKPBJ dan juga melakukan pengumpulan spesifikasi sesuai hasil koordinasi dengan UKPBJ,” pungkas Pak Cy.

Adapun peserta rapat yang ikut dalam rapat Monev adalah Kepala OPD, PPTK, dan beberapa perwakilan PPK, serta beberapa pejabat lainnya yang terkait dengan pengelolaan keuangan.

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...