Terkini AgrariaListrik PLN Genjot Produktivitas Petambak Bratasena Lampung

Listrik PLN Genjot Produktivitas Petambak Bratasena Lampung

Lampung, 23 Maret 2021 – Raut bahagia tampak di wajah Cecep Abdul Mukti, petambak mandiri di Desa Adiwarna Kecamatan Dente Teladas Kabupaten Tulang Bawang Lampung, pasalnya, setelah listrik PLN terpasang kini dirinya bisa meningkatkan produktivitas tambak udang yang dimilikinya. Melalui program Electrifying Agriculture PLN berhasil melistriki kawasan tambak di daerah tersebut.

Cecep adalah salah satu dari banyak pemilik tambak di daerah tersebut, dirinya mengelola tiga petak tambak dengan ukuran 75 meter x 75 meter yang memiliki kapasitas tebar hingga 500 ribu benur.

“Dengan menggunakan listrik kemungkinan saya untuk tebar 1 juta benur semakin terbuka, semoga hasil panen nantinya dapat mencapai 12 Ton hingga 17 Ton udang,” ungkapnya.

Sebelum listrik PLN tersedia di lokasi tersebut, para petambak memakai mesin genset dengan kemampuan yang terbatas dan biaya operasional yang mahal. Selain itu, masalah besar akan dihadapi para petambak, jika genset sedang mengalami kerusakan, maka petani tambak akan merugi.

“Iya benar kami pasti sangat rugi sebab genset yang kami pakai terbatas, tidak mampu dinyalakan selama 24 jam, bahkan sekarang genset kami sedang mengalami kerusakan sehingga terpaksa kami harus panen sebelum waktunya di umur 48 hari,” ucap Cecep.

Hal senada juga diungkapkan oleh Mariyadi seorang warga Bratasena Mandiri yang sudah puluhan tahun mengelola tambak disana. Tingginya operasional genset dan biaya BBM solar menambah beratnya beban para petambak disana. Dirinya mengaku bersyukur dengan hadirnya PLN sebagai solusi ketersediaan listrik di daerahnya. “Kemarin saat budidaya menggunakan genset, biaya operasionalnya sangat berat, biaya operasional tinggi disebabkan kami harus membeli solar, membeli suku cadang dan oli sangat susah disini, kami berterimakasih kepada PLN sudah hadir disini,” ucap Mariyadi.

Baca juga  Tak Ada Penerapan Herd Immunity di Masa Pandemi

Sebelumnya, petambak di Bratasena menggunakan genset dengan bahan bakar solar dengan harga mencapai Rp.8000 per liter dan ada juga menggunakan listrik dari pembangkit swasta dengan harga Rp.4000 perkwh.

Total biaya yang dikeluarkan petambak dalam sebulan untuk biaya solar mencapai Rp.3 juta. Biaya tersebut belum ditambah biaya lain-lain seperti membeli oli pelumas dan sparepart. Sedangkan untuk petambak yang memakai pembangkit listrik swasta mengeluarkan biaya kurang lebih Rp. 1 juta per bulan.

Dengan hadirnya listrik PLN di Bratasena, petambak hanya mengeluarkan biaya listriknya sekitar Rp. 200 ribu hingga 300ribu perbulan. “dengan adanya listrik PLN maka biaya operasional kami sebagai petambak mandiri sangat terbantu dan listrik PLN sangat praktis tidak perlu ada biaya perawatan,” ucap Gede Budiasa sebagai Ketua Koperasi KOBUS.

Selain di Dipasena, Bratasena juga menjadi pusat pembudidayaan udang terbesar di Provinsi Lampung. Bahkan Pemerintah terus mendorong untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara penghasil udang terbesar se Asia Tenggara pada tahun 2024. Energi listrik merupakan energi utama yang dibutuhkan sebagai penggerak kincir dalam berbudidaya udang, sebab perkembangan udang sangat ditentukan dengan adanya kincir. Dengan ketersediaan listrik PLN para petambak yakin produktivitas mereka akan semakin meningkat.

Baca juga  Kemendagri Akan Gencarkan Evaluasi Mingguan untuk Dorong Realisasi APBD

General Manager PLN UID Lampung, I Gede Agung Sindu Putra menyebutkan keberhasilan ini tidak terlepas kerja keras dan dukungan Pemenrintah setempat.

“Ada sekitar lebih dari 1000 calon pelanggan disini, sementara ini sudah kami listriki sebanyak 200 pelanggan, prosesnya akan terus berlanjut” jelasnya.

PLN akan terus berupaya menyelesaikan desa-desa yang belum berlistrik dan diharapkan pada tahun 2022 sudah selesai seratus persen. “Kedepannya, kami terus berupaya untuk menyelesaikan desa-desa yang belum berlistrik. Kita berharap 2022 Ratio Elektrifikas desa berlistrik sudah selesai seratus persen,” tambah Sindu.

Untuk menjamin keberlangsungan pasokan listrik kepada masyarakat khususnya di eks plasma CPB Bratasena, PLN menyediakan posko Pelayanan Teknik 24 Jam dibawah pengawasan PLN UP3 Metro yang siap membantu pelanggan mengatasi gangguan dan keluhan listrik.

 

#SiapUntukSelamat
#KitaJagaAlamJagaKita
#BudayaSadarBencana
#BersatuLawanCovid19
#CuciTangan
#JagaJarak
#MaskerUntukSemua
#DiRumahAja

Latest Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap...

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Related Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang mulai berjalan sejak 2017, telah berhasil mendaftarkan tanah secara masif. Dari total bidang...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, secara resmi membuka Forum Badan Komunikasi...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian data sertipikat tanah secara lebih mudah tanpa harus datang ke Kantor Pertanahan. Melalui layanan digital...