Terkini AgrariaHadirkan BLK di Pesantren, Presiden Ingin Kembangkan Program Pemberdayaan Para Santri

Hadirkan BLK di Pesantren, Presiden Ingin Kembangkan Program Pemberdayaan Para Santri

Presiden Joko Widodo menuturkan bahwa hampir setiap minggu dirinya berkunjung ke pondok pesantren. Hal tersebut ia lakukan untuk mengetahui program apa yang dibutuhkan dan perlu dikerjakan di pondok pesantren.

Saat memberikan sambutan pada Apel Akbar Santri Nusantara yang dihelat di Benteng Vastenburg, Kota Surakarta, Sabtu, 20 Oktober 2018, Presiden bercerita mengenai beberapa program yang sudah dilakukan di pondok pesantren.

“Tahun ini telah dimulai beberapa program yang masuk pesantren. Ada yang namanya bank wakaf mikro untuk ekonomi umat, memang baru kita mulai. Tahun ini juga kita coba balai latihan kerja di pondok-pondok pesantren, memang baru kita mulai,” kata Presiden.

Untuk program bank wakaf mikro, Presiden mengatakan hingga saat ini baru dicoba di 33 pondok pesantren. Sementara untuk balai latihan kerja (BLK), baru dicoba di sekitar 50 pesantren.

Baca juga  Pertamina Lakukan Offensive Fire Fighting untuk Pemadaman Tangki

“Tetapi tahun depan insyaallah kita perbanyak kurang lebih 1.000 balai latihan kerja di pondok pesantren. Dan kalau ini kita lihat bermanfaat dan bisa meningkatkan sumber daya manusia kita, tahun depannya insyaallah kita lipat gandakan lagi, karena negara ini punya 28 ribu ponpes yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pengamatannya setiap Presiden masuk ke pondok pesantren, dirinya melihat kebutuhan yang berbeda-beda. Misalnya untuk balai latihan, ada yang meminta pelatihan komputer, tetapi ada juga yang meminta pelatihan fesyen dan garmen.

“Ya kita coba, kita lihat, kita evaluasi apakah cocok atau tidak, benar atau tidak, sehingga bisa meningkatkan skill dari para santri dan banyak hal lain yang telah kita coba sehingga nanti ada kesimpulan bahwa yang benar kita harus melakukan ini. Ini tidak gampang, ini adalah pekerjaan besar yang memerlukan pemikiran bersama-sama di antara kita,” tuturnya.

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...