Terkini AgrariaSeorang Nelayan Manfaatkan Sertipikat, Modal Didapat Melalui Pemberdayaan Masyarakat

Seorang Nelayan Manfaatkan Sertipikat, Modal Didapat Melalui Pemberdayaan Masyarakat

Ambon – Provinsi Maluku sebagai salah satu wilayah kepulauan yang terletak di bagian timur Indonesia, memiliki beberapa program prioritas dalam pembangunan ekonomi lokal maupun nasional, salah satunya adalah sebagai produsen makanan laut dan lumbung ikan nasional. Dalam mendukung program tersebut, maka salah satu wilayah yang berpotensi yaitu Kota Ambon, dengan potensi wilayah perikanan dan kelautannya yang sangat besar, bahkan telah dicanangkan sebagai City of Fish.

Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi dan Integrasi Penataan Aset dan Akses antara Tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) dan Tim Pelaksana Harian GTRA Kota Ambon Tahun 2020, telah menunjuk Dusun Seri, Negeri Urimessing, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon sebagai lokasi Pilot Project kampung Reforma Agraria karena Dusun Seri merupakan salah satu negeri yang memiliki potensi perikanan dan kelautan di Kota Ambon.

Untuk diketahui, dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat di Dusun Seri, Negeri Urimessing, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, sejauh ini telah dilaksanakan kegiataan penyuluhan pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang bekerja sama dengan Bank Mandiri untuk menjelaskan tentang sistem Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Baca juga  Ahli Waris Korban Covid-19 Terima 15 Juta

Pada kunjungan kerja Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Surya Tjandra ke lokasi pilot project kampung Reforma Agraria tersebut, seorang nelayan asal Dusun Seri, Negeri Usimessing, Kota Ambon, Maluku bernama Roothgen Wattimena menerima bantuan KUR dari Bank Mandiri senilai Rp 100 juta. Bantuan ini nantinya, dikatakan Roothgen Wattimena akan digunakan untuk mengembangkan usaha penangkapan ikan yang dijalani.

Untuk diketahui, sebelumnya Roothgen Wattimena telah memanfaatkan sertipikat tanahnya sebagai akses ke perbankan. “Terima kasih kepada pemerintah yang telah memperhatikan para nelayan di sini. Sebelumnya, saya juga sudah mendapatkan modal melalui akses ke perbankan dalam hal ini Bank Mandiri dan sejauh ini usaha saya lancar berkat bantuan modal dari Bank Mandiri. Uangnya sudah saya gunakan untuk membeli jaring dan kapal,” kata Roothgen Wattimena dalam acara kunjungan Wamen ATR/Waka BPN, Surya Tjandra di Dusun Seri, Kota Ambon, Jumat (19/02/2021).

Baca juga  Mendes PDTT Siapkan Pendamping Desa Untuk Cegah Karhutla

Usaha tangkap ikan yang dijalani Roothgen Wattimena sudah berjalan sejak tahun 1995. Seiring perjalanan waktu, Roothgen Wattimena menemui kendala modal untuk mengembangkan usahanya. Oleh sebab itu, melalui program pemberdayaan access reform yang diinisiasi oleh Kantor Pertanahan Kota Ambon, Roothgen Wattimena bisa mendapatkan bantuan modal melalui KUR.

“Harapan saya kepada pemerintah kalau bisa ada tambahan modal lagi buat saya. Karena saya ingin membeli jaring dan menambah kapal lagi supaya usaha saya semakin berkembang,” ungkap Roothgen Wattimena. (LS/RE)

 

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...