Terkini AgrariaPangdam I/BB Perintahkan Satgas Pamtas RI-PNG Rebut Simpati Dan Hati Rakyat Setempat

Pangdam I/BB Perintahkan Satgas Pamtas RI-PNG Rebut Simpati Dan Hati Rakyat Setempat

Payakumbuh — Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz mengadiri Pelepasan Yonif 131/Brs dalam Rangka Satgas Perbatasan RI-PNG di Lapangan Batalion Yonif 131/Brs, Jumat(12/2).

Kegiatan pelepasan ini juga Hadir Panglima Kodam I/Bukit Bariaan Mayjen TNI Hassanudin, Ketua DPRD Kota Payakumbuh Agus Hamdi, Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, Camat Payakumhuh Timur Irwan Suwandi, Lurah Tiakar.

Panglima Kodam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hassanudin meminta agar tim satuan tugas pengamanan perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Papua Nugini di sektor utara dari Yonif 131/BRS dapat mengambil simpati dan hati rakyat setempat saat menjalankan tugas.

“Dengan mendapatkan simpati dan hati rakyat kita akan dapat menjalin kemanunggalan TNI-rakyat sehingga kehadiran kita dapat masyarakat di perbatasan dengan penuh rasa kekeluargaan,” kata Mayjen TNI Hassanudin saat upacara pemberangkatan tim Satgas Pamtas Yonif 131/BRS di Payakumbuh, Jumat.

Baca juga  OJK optimistis kredit perbankan di Sulsel tumbuh 6,5 persen

Prajurit juga harus memahami dan tetap menghormati kultur budaya dan adat istiadat dari masyarakat setempat.

Meski begitu, prajurit tidak boleh dan harus tetap waspada serta tidak boleh terpengaruh dengan segala bentuk provokasi. Prajurit juga harus mengendalikan diri dalam bentuk situasi apapun di medan tugas.

“Terus jalin komunikasi yang harmonis dengan aparat pemerintah setempat, sehingga kendala yang didapati di daerah operasi dapat teratasi dan laksanakan petunjuk serta perintah dari pimpinan di lapangan,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa wilayah perbatasan merupakan daerah rawan baik aksi kelompok bersenjata, pelanggaran lintas batas, penyelundupan maupun pergeseran batas wilayah.

“Dikaitkan dengan perkembangan situasi keamanan di wilayah Papua, khususnya perbatasan masih sering terjadi dari kelompok bersenjata,” kata dia.

Oleh sebab itu, katanya dibutuhkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dari seluruh prajurit Satgas Pamtas RI-PNG dari Yonif 131/BRS.

Baca juga  Mendagri Beri Arahan pada Musrenbang Penyusunan RKPD Provinsi Jawa Barat Tahun 2021

Pangdam memerintahkan agar seluruh prajurit jangan pernah memiliki keraguan dalam bertugas guna menegakkan integritas dan menjaga kedaulatan NKRI yang pastinya sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Kepercayaan bangsa dan negara ini merupakan kehormatan dan kebanggan. Prajurit diharapkan mampu mengemban tugas ini demi keutuhan dan kedaulatan NKRI,” ujarnya.

Sementara itu, Komandan Yonif 131/BRS Letkol. Inf. Muhammad Erfani mengatakan jumlah prajurit yang akan berangkat untuk Satgas Pamtas RI-PNG berjumlah 450 orang.

“Prajurit kita telah melewati tahap latihan dan peninjauan dari komando atas dan dinyatakan siap untuk melaksanakan tugas pengamanan perbatasan ini,” katanya.

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...