Terkini AgrariaLepas Prajurit TNI Ke Papua, Erwin Yunaz: Misi Prajurit Adalah Misi Kami...

Lepas Prajurit TNI Ke Papua, Erwin Yunaz: Misi Prajurit Adalah Misi Kami Juga

Payakumbuh — Wakil Wali Kota Erwin Yunaz melepas sebanyak 450 orang prajurit TNI yang akan menjalankan misi pengamanan perbatasan RI-Papua Nugini di Jayapura, Papua, Senin (1/2).

Dalam Upacara Pelepasan Satgas Pamtas RI-PNG Sektor Utara Batalyon Infanteri 131/Brajasakti TA 2021 yang digelar di markas Batalyon 131/Brs itu turut hadir
Danyon 131/Brs Letkol Inf Muhammad Erfani, Kapolres AKBP Alex Prawira, Kapolres Limapuluh Kota diwakili Wakapolres AKBP Efrizal, Dandim 0306/50 Kota Diwakili Kasdim Mayor Inf. M. Sianturi, Bupati diwali Asisten Setdakab Dedi Permana, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Wendri Chandra, Kepala Bank BRI dan BNI, Kadisparpora Payakumbuh diwakili Kabid Kebudayaan Riswandi, Camat Payakumbuh Timur Irwan Suwandi, serta unsur forkopimda dua daerah.

Danyon Muhammad Erfani menyampaikan upacara ini merupakan tradisi pelepasan satgas. Mereka berpamitan, dimana tanggal 4 akan berangkat ke pelabuhan, pada tanggal 5 dilepas oleh Pangdam, dan pada tanggal 7 mereka memulai pelayaran ke daerah penugasan.

“Kami sampaikan banyak terimakasih karena dalam tahap kesiapan dibantu oleh instansi pemerintahan Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, termasuk instansi lainnya, bantuan itu bermanfaat dalam melaksanakan tugas perdamaian dan keamanan bagi NKRI,” ujarnya.

Baca juga  Presiden: Percepatan Vaksinasi dan Prokes Kunci Pengendalian Omicron

Muhamad Erfani juga menyampaikan kendati pelepasan satgas ini hanyalah tradisi, namun sesuai falsafah orang timur mengatakan dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Mereka sangat mengapresiasi bantuan sarana dan prasarana yang dititipkan kepada pasukan yang berangkat sebagai tali asih dengan warga Papua.

“Kita memberangkatkan 2/3 pasukan, dan ada 2 kompi yang ditinggalkan. Kepada Forkopimda, kami menitipkan keluarga dan anggota yang ditinggalkan, kalau ada yang bisa dikoordinasikan untuk membantu jangan sungkan-sungkan, meski badan berangkat, hati kami tetap di sini, tak ada putus hubungan kita. Apapun bantuan yang bisa kami berikan kepada Pemda, kita bantu dengan maksimal,” kata Komandan Batalyon menegaskan.

Sementara itu, Wawako Erwin Yunaz menyampaikan dirinya merasa bangga dan bahagia kepada prajurit yang rela meninggalkan semuanya demi negara. Meski berbeda seragam, namun Erwin ingin hadir bersama-sama mengamankan negara, dengan tugas berbeda.

“Kita berikan dukungan sepenuhnya untuk prajurit tercinta, juga doa agar mereka diberi kekuatan dan kesehatan mengamankan negeri yang luas ini, negeri yang memiliki kekayaan tak terhingga, perlu kerja keras mengamankannya, salah satu tugas Batalyon 131/Brs,” tukuknya.

Baca juga  Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Kemendagri bersama KLHK Percepat Pengembangan Perhutanan Sosial di 4 DOB Papua

Erwin juga menambahkan upacara ini adalah upacara kebanggaan bagi semua orang yang ikut mengamankan negara, karena nyawa adalah taruhan bagi bangsa Indonesia.

“Kita akan turut mengawal pesan Danyon untuk memberikan support kepada apa yang dititipkan kepada pemerintah, selama prajurit pergi meninggalkan keluarga bertugas di Papua. Selamat jalan prajurit kebanggan kami, semoga lancar menjalankan tugas dan kembali dengan selamat ke Luak Limopuluah lagi. Misi prajurit adalah misi kami juga, meski tidak ikut ke Papua, tapi kami senantiasa merasakan perjuangan prajurit disaat bertugas,” pungkasnya.

Sanggar Seni Pituah Bundo pimpinan Hendri Mamak di bawah binaan Disparpora Kota Payakumbuh turut ikut dalam upacara tersebut melaksanakan prosesi “Membagikan Kamba Budi”. Menurut informasi dari Hendri Mamak, Syekh Mudo Abdul Qadim Balubuih yang memulai prosesi ini dulu saat melepas anaknya berangkat naik haji, prosesi serupa dilaksanakan juga buat melepas prajurit Batalyon 131/Brs kali ini.

“Kalimat syahadat sebagai penenang hati yang akan berangkat, kalimat awal Asyhaduallaailaahaillallaah ditinggalkan di rumah dan kalimat kedua muhammadarrasuulullaah dibawa pergi. Semoga suatu saat dua kalimat itu kembali lagi,” ungkapnya.

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...