Terkini AgrariaMendagri Yakin Tingkat Partisipasi Pemilih pada Pilkada Serentak Tahun 2020 Tinggi

Mendagri Yakin Tingkat Partisipasi Pemilih pada Pilkada Serentak Tahun 2020 Tinggi

Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian optimistis tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada Serentak yang akan diselenggarakan pada 9 Desember 2020 cukup tinggi. Ditambah lagi kepercayaan masyarakat (trust) terhadap tidak akan terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19.

Hal ini disampaikan Mendagri menanggapi hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dalam sambutannya pada acara Rapat Koordinasi Kesiapan Tahapan Pemungutan Suara Pilkada Serentak di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Selasa, (8/11/2020).

Merujuk hasil survei itu Mendagri menyampaikan, berdasarkan penelitian yang dilakukan bulan November 2020 terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat sekitar 83% akan adanya Pilkada Serentak tahun ini dan di akhir November meningkat menjadi sekitar 92%. Kemudian sekitar 83% menyatakan akan menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember 2020 nanti.

Meskipun demikian, ada sekitar 9% menyatakan tidak ikut memilih dikarenakan beberapa faktor yakni; tidak ada calon yang meyakinkan, takut tertular virus Covid-19 dan Pilkada dirasakan tidak begitu penting.

Baca juga  Pemerintah Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang

“Jadi kalau ada yang tidak hadir memilih bukan karena takut tertular Corona tapi juga karena menganggap pilkada tidak penting dan tidak ada calon yang menyakinkan, kalau memang 83% menyatakan memilih artinya menggunakan hak pilih ini kami kira akan baik untuk memberikan legitimasi kepada para paslon yang mungkin memenangkan,” ujarnya.

Lebih lanjut Mendagri mengemukakan dari survei yang dilakukan dari bulan September-November 2020 terjadi peningkatan yang cukup signifikan yakni sekitar 64% responden/masyarakat menginginkan Pilkada tetap dilanjutkan pada 9 Desember 2020. “Ini menunjukkan ada kepercayaan (trust) tentang penyelenggaraan pilkada ini, saya kira juga terbangun karena selama periode kampanye relatif dapat dikendalikan tidak terjadi kerumunan yang besar yang membuat klaster-klaster baru penyebaran dan penularan Covid-19,” tandas Mendagri.

Mendagri juga mengingatkan hal penting pada saat pemungutan suara esok hari agar tidak terjadi kerumunan. Karena mekanisme dan tata cara pemilihan pada masa pandemi Covid-19 sudah diatur oleh KPU melalui Peraturan KPU.

Baca juga  Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan Instansi dengan Pemanfaatan Tanda Tangan Elektronik Paling Masif

Di akhir sambutannya Mendagri menyampaikan apresiasinya kepada seluruh stakeholder penyelenggara Pilkada yang telah bekerja keras dari awal hingga tahapan kampanye berakhir.

“Kami mengucapkan apresiasi yang tinggi kepada Bawaslu yang bertindak secara tegas dengan jajaran, juga aparat keamanan khususnya Polri, TNI, Satpol PP yang segera mengambil tindakan terhadap bentuk pelanggaran yang ada, mulai dari yang ringan, teguran, sampai ke pembubaran bahkan ada yang bergulir ke proses pidana,” ujarnya.

 

#SiapUntukSelamat
#BersatuLawanCovid19
#CuciTangan
#JagaJarak
#MaskerUntukSemua
#TidakMudik
#DiRumahAja

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...