Terkini AgrariaWawako Bandung Bawa Direktur PT Mutigo Dalam Kunjungan Ke Payakumbuh

Wawako Bandung Bawa Direktur PT Mutigo Dalam Kunjungan Ke Payakumbuh

Payakumbuh — Ada yang menarik dengan kunjungan Wawako Bandung ke kota Payakumbuh, Jumat (27/11) dengan turut membawa rombongan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta dari bidang kerjasama luar negeri Pemko Bandung itu. Menariknya karna Wawako Bandung Yana Mulyana juga turut membawa direktur PT. Mutigo Fatmi Woro Dwi Martanti beserta tim yang merupakan partner Pemko Bandung dalam melakukan ekspor hasil produk UMKM lokal Bandung ke pasar internasional.

Ditengah berlangsung pertemuan dengan walikota dan wakil walikota Payakumbuh, Fatmi Woro mengatakan jika Mutigo merupakan sebuah perusahaan dengan tujuan utamanya untuk mengkurasi produk para UKM untuk menembus pasar Eropa, sebab pasar Eropa memiliki standart khusus, tidak hanya sekedar produk dilihat menarik atau bagus.

“Mutigo bekerjasama dengan ASEAN Wellcome Office memberikan kesempatan atau peluang UKM ke Eropa dengan fasilitas gratis selama 6 bulan- 1 tahun. Tentu hal ini dilihat proggres dari produk dan konsistansi UKM tersebut”, ungkap Woro sapaan akrab wanita jebolan Universitas Islam Bandung tersebut.

Woro bercerita sedikit tentang kisah perjalanan Mutigo Indonesia, dimana Mutigo semula hanya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang manufacture leather goods and fashion, hingga trading.

Baca juga  Bertemu Aktivis 98, Presiden Jokowi: Membangun Negara Butuh Kebersamaan

“Mutigo mendirikan galeri-galeri pemasaran produk Indonesia di berbagai negara bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan dan memiliki banyak mitra di luar negeri. Hingga kini Mutigo memiliki jaringan bisnis diantaranya di Eropa, Asia, Timur Tengah, ASEAN dan menjadi konsultan business development bagi UKM yang berkantor resmi di Lokeren, Belgia”, ungkap Woro kepada Walikota Payakumbuh Riza Falepi.

Dengan kiprahnya tersebut, sehingga membuat Mutigo dipercaya menjadi patner bisnis Wallonia Export and Investment Agency (AWEX) Belgia dan Atase Perdagangan Indonesia di Belanda. Karena kebutuhan pasar Eropa akan prodak Indonesia semakin tinggi maka founder Motigo, Fatmi Woro Dwi Martanti merangkul para UKM di Indonesia untuk go Europe.

Ketika ditanyakan tentang kriteria produk Indonesia yang disukai pasar Eropa dan peluangnya di sana, Woro yang sudah berpengalaman malang melintang di pasar Eropa dengan yakin menjawab yakni Craft, Tekstil, dan Fashion Muslim.

“Karena tekstil Indonesia memiliki corak yang unik, kaya, spesial, begitu juga craftnya. Fashion muslim tentu saja karena di Eropa masih cukup sulit mendapatkan fashion muslim yang aneka ragam up to date. Banyak orang-orang Turki yang mencari fashion muslim. Sehingga otomatis peluang produk UKM Indonesia masih sangat bagus di pasar Eropa”, ungkapnya kembali dengan semangat.

Baca juga  Saksikan Kegiatan Penyerahan Sertipikat Tanah Aset Pemda, Irjen: Ini Wujud Rencana Strategis ATR/BPN

Tidak hanya sampai disitu, dengan semangat Woro mengatakan jika akan ada rencana ke depan untuk membuka pasar di Perancis, dan saat ini menurut Woro Belgia itu sebagai pintu awal UKM menembus pasar Eropa.

Wanita ini pun berharap dengan sangat UKM Indonesia memiliki keinginan yang kuat untuk maju menembus pasar Eropa dan merubah mental.

Mendengar apa yang disampaikan Fatmi Woro, Walikota Payakumbuh Riza Falepi sangat antusias kedepannya kota Payakumbuh dapat turut serta dalam meramaikan ekspor produk UMKM dari Payakumbuh yang dikelola PT. Mutigo.

“Semoga dengan pertemuan ini nantinya kita dapat melakukan kerjasama yang baik, sehingga kita dapat sama-sama membawa produk UMKM daerah kita ke pasar internasional nantinya”, ujar Riza.

Riza yang didampingi Wawako Erwin Yunaz itu sama-sama kompak mengatakan jika kedepannya akan terus berupaya untuk dapat memajukan dan mengembangkan UMKM kota Payakumbuh, sehingga dapat menembus pasar internasional.

Setelah berbincang bersama, Wawako Bandung bersama rombongan turut diajak Wawako Paykumbuh Erwin Yunaz ke Sentra Rendang dan Rumah Tenun Balai Panjang kota Payakumbuh.

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...