Terkini AgrariaSaat Gowes ke Kelok 9 MAHMUDA RIVA'I, MANTAN SEKDAKO PAYAKUMBUH WAFAT

Saat Gowes ke Kelok 9 MAHMUDA RIVA’I, MANTAN SEKDAKO PAYAKUMBUH WAFAT

Payakumbuh — Mantan Sekdako Payakumbuh H. Mahmuda Rivai, SH, 66 thn, meninggal dunia, Rabu (18/11). Almarhum wafat, dalam perjalanan gowes bersama teman-teman sesama pensiun, satu kilo meter menjalang kelok sembilan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, sekitar pukul 09.45 WIB.

Kepergian almarhum membuat jajaran ASN Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, nyaris tak percaya. Pasalnya, pak Mahmuda, menjelang gowes yang juga diikuti mantan Walikota Payakumbuh, H. Josrizal Zain, tampak segar. Tak ada tanda-tanda kelainan di raut wajahnya.

“Yang bersangkutan leader selama gowes,” sebut Ruzalyan, mantan Pimcab Bank Nagari Payakumbuh yang ikut dalam rombongan gowes itu.

Sejak star dari GOR Kubu Gadang, rombongan gowes yang juga melibatkan, mantan Kepala BKD H. Ennaidi Dt. Anggung, Sekretaris Bappeda Ismed Ibrahim, dan puluhan pensiunan lainnya itu, santai-santai saja menuju kelok sembilan. Almarhum tampak paling belakang, mengawasi rombongan gowes yang berada di depannya.

Tapi, selepas jembatan kembar, tiba-tiba almarhum berhenti. Ia tampak, meletakkan dadanya ke stang sepeda. Melihat kondisi tersebut, Yuswaldi, Hendri Adi, Dadang, teman sesama gowes yang berada paling dekat dengan almarhun, langsung memberi pertolongan.

Baca juga  Sekjen Kemendagri Harap Penjabat Gubernur NTB Teruskan Berbagai Program Kebijakan

Almarhum ditidurkan di pinggir jalan, untuk selanjutnya teman-teman almarhum, mencoba memompa jantung almarhum, dengan menekan dadanya.

Akhirnya, almarhum dilarikan ke Puskesmas Tanjung Pati, Harau. Namun, dalam perjalanan almarhum sudah menghembuskan nafasnya yang terakhir, sebut Pak El yang ikut memangku jenazah menuju puskesmas.

Di rumah duka, ratusan ASN dan pensiunan pejabat serta kerabat almarhum dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota serta kota/kabupaten lainnya, berdatangan menyampaikan rasa berlangsungkawanya.

Di antaranya, tampak hadir Wawako Erwin Yunaz, Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi, mantan Wawako Payakumbuh H. Syamsul Bahri dan sejumlah pimpinan perangkat daerah. Juga hadir mantan Ketua DPRD Payakumbuh Jendrial, Ketua DPRD Limapuluh Kota Syukarni, mantan Asisten I Payakumbuh Drs. Richard Moesa, dan Kadisduk Capil Mediar Indra serta puluhan mantan pejabat lainnya.

Mantan Walikota Josrizal Zain, mengaku kehilangan dengan kepergian almarhum. Menurutnya, Mahmuda tidak saja piawai dalam urusan pemerintahan, tapi juga mampu mendorong stafnya untuk berpikir lebih maju dalam membangun Payakumbuh.

Baca juga  Pemerintah Terus Pantau Kondisi WNI di Kapal Pesiar Diamond Princess

Mahmuda, dalam karirnya sebagai pamong, juga pernah menjabat Asisten II Setdaprov Sumbar. Kemudian, juga pernah dipercaya sebagai pjs Sekdaprov dan pjs Gubernur Sumatera Barat, tujuh tahun lalu.

Sehari sebelum almarhum tiada, Senin (17/11), dalam acara pertemuan komunitas pensiunan Palanta Payakumbuh dan Limapuluh Kota, yang bersangkutan masih tampak ceria dan bersenda gurau dengan para pensiunan. Dalam acara di tepian Sungai Batang Agam, di kawasan Padang Tangah Balai nan Duo, almarhum masih menyumbangkan suara emasnya dalam pertemuan itu. Ia sangat baik dan pandai bergaul, tambah Josrizal Zain.

Almarhum dimakamkan di pandam perkuburan umum di Kelurahan Labuh Basilang, Selasa sore. Meninggalkan seorang isteri, drg. Yani dan dua orang anak.

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...