Terkini AgrariaPresiden Tinjau Hotel Roa-Roa dan Kabupaten Donggala

Presiden Tinjau Hotel Roa-Roa dan Kabupaten Donggala

Presiden Joko Widodo melanjutkan peninjauan lokasi terdampak gempa dan tsunami di Palu ke lokasi berikutnya, yaitu Hotel Roa-Roa pada Rabu, 3 Oktober 2018.

Sekira pukul 12.00 WITA, Presiden tiba di depan reruntuhan hotel tersebut. Bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola Presiden kemudian masuk ke area reruntuhan hotel di mana saat itu proses pembersihan puing dan evakuasi juga tengah berlangsung.

“Proses evakuasi, tadi di Petobo juga proses evakuasi. Memang tahapan kita ini pada tahapan evakuasi. Di sini di Hotel Roa-Roa juga diperkirakan masih ada 30 korban yang ada didalam. Proses ini terus kita selesaikan agar seluruh korban yang ada bisa di angkat,” kata Presiden.

Presiden menuturkan, pada empat hari pascabencana ini tim di lapangan masih mengupayakan pola penanganan terbaik yang dapat mempercepat proses penanganan bencana. Kemudian juga yang berkaitan dengan evakuasi ini, masih menemui kendala misalnya dengan urusan bahan bakar minyak (BBM).

Baca juga  Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Kunjungan Kerja Presiden

“Ketersediaan (BBM) itu dan kita sudah membawa dari Donggala menuju ke sini tapi tadi baru saja saya telpon, sisi keamanan memang harus minta dikawal aparat,” lanjutnya.

Presiden menuturkan alat-alat berat sudah masuk semuanya. Sementara logistik, sudah mulai masuk meskipun belum maksimal.

“Listrik ini mulai tadi coba lihat di jalan mulai dibetulkan kabelnya, dibetulkan tiangnya, dibetulkan gardu-gardu yang ada di jalanan. Ini perlu proses semuanya, sekali lagi perlu proses semuanya,” ujarnya.

Terakhir, Presiden menitipkan kepada Gubernur dan Bupati agar titik-titik ekonomi mulai dibuka kembali, sehingga harapannya kehidupan sehari-hari masyarakat bisa normal kembali.

“Sambil evakuasi terus dilakukan sambil nanti tahapan yang kedua rehabilitasi, rekonstruksi juga dilakukan tapi yang paling penting memang titik-titik ekonomi harus mulai dibuka,” tandasnya.

Dari Hotel Roa-Roa, rombongan Presiden kemudian menuju Kabupaten Donggala. Dalam perjalanan, Presiden berhenti dua kali untuk menyapa langsung masyarakat yang berada di sisi jalan, serta membagikan biskuit.

Baca juga  Resmikan Jembatan Youtefa, Presiden Jokowi: Jadikan sebagai Momentum Papua Bangkit Maju

Tiba di tempat pengungsian sekitar pukul 13.00 WITA, Presiden langsung menuju tenda pengungsi. Di dalam tenda pengungsi, Presiden menyapa dan berbincang dengan para pengungsi.

Kepada Kepala Negara, para pengungsi bercerita mengenai bencana yang menimpanya dan situasi mereka di tempat pengungsian. Saat di tempat pengungsian ini, Presiden juga memberikan makanan siap saji.

Turut serta mendampingi Presiden dalam peninjauan ke beberapa lokasi ini, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Kepala BNPB Willem Rampangilei, dan Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola.

Selesai itu, Presiden dan rombongan kemudian menuju helipad di Kantor Bupati Donggala untuk kemudian terbang kembali ke Bandara Mutiara Sis Al-Jufri, Kota Palu.

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...