Terkini Agraria Banjir Kabupaten Kotawaringin Timur, Masyarakat Dihimbau Tetap Waspada Meski Air Mulai...

[Update] Banjir Kabupaten Kotawaringin Timur, Masyarakat Dihimbau Tetap Waspada Meski Air Mulai Surut

JAKARTA – Banjir yang merendam beberapa kecamatan di Provinsi Kalimantan Tengah dilaporkan pagi ini Rabu (16/9) mulai surut. Kendati demikian pemerintah setempat menghimbau masyarakat agar tetap waspada antisipasi jika terjadi banjir susulan.

Hal tersebut juga didukung dengan adanya peringatan dini dari Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk wilayah Kalimantan Tengah yang berpotensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, pada Kamis esok (17/9).

Sementara itu akibat banjir yang melanda sejak Senin lalu (7/9) tersebut, Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur menetapkan Status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Banjir selama 14 hari, terhitung sejak tanggal 14–27 September 2020.

Akibat hujan dengan intesitas tinggi dan melupnya sungai Mentaya mengakibatkan 1.118 unit rumah terdampak dengan Tinggi Muka Air (TMA) 80-120 cm yang terbagi di delapan desa di Kecamatan Antang Kalang, enam desa di Kecamatan Telaga Antang dan empat desa di Kecamatan Mentaya terendam.

Baca juga  Kementerian ATR/BPN Luncurkan Inovasi Layanan Pertanahan untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur melaporkan banjir di Kecamatan Antang Kalang dengan ketinggian air 20 hingga 70 cm, air sudah mulai surut. Banjir mengakibatkan 245 rumah terendam dengan 247 KK terdampak.

Sementara di Kecamatan Mentaya Hulu dengan ketinggian air 0,5 hingga 1,5 meter, debit air masih bertahan. Banjir mengakibatkan 65 rumah terendam dengan 110 KK terdampak. Selain itu di Kecamatan Telaga Antang dengan ketinggian air 0,5 hingga 1,5 meter, mengakibatkan 104 rumah dengan 195 KK terdampak. Dilaporkan pula debit air di Kecamatan Antang Kalang mulai surut sementara di Kecamatan Telaga Antang dan Kecamatan Mentaya Hulu masih bertahan.

Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Kotawaringin Timur terus melakukan koordinasi dengan aparat setempat melalui Camat, Kapolsek dan Kades di wilayah terdampak guna menghimbau masyarakat agar waspada terhadap aliran listrik kabel yg terendam air. Selain itu himbauan untuk persiapan dan keamanan keluarga dan harta benda juga di terus dilakukan.

Baca juga  Diskusi dengan Menhan, Menteri Nusron akan Lakukan Penguatan Kerja Sama dalam Pengamanan Tanah Aset Negara hingga Ketahanan Pangan

Pemberian bantuan berupa sembako kepada masyarakat terdampak banjir juga dilakukan. Bantuan yang diberikan dari bank BNI senilai Rp 50 jt (400 paket sembako) tersebut terbagi pada 3 Kecamatan, dengan rincian sebanyak 134 paket untuk Kecamatan Antang Kalang, 132 paket untuk Kecamatan Telaga Antang dan 134 paket untuk Kecamatan Mentaya Hulu.

#SiapUntukSelamat
#BersatuLawanCovid19
#CuciTangan
#JagaJarak
#MaskerUntukSemua
#TidakMudik
#DiRumahAja

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...