Terkini AgrariaDirektorat Jenderal Infrastruktur Keagrariaan Evaluasi Kebutuhan SDM untuk Dukung Program Strategis Nasional

Direktorat Jenderal Infrastruktur Keagrariaan Evaluasi Kebutuhan SDM untuk Dukung Program Strategis Nasional

Jakarta – Direktorat Jenderal (Ditjen) Infrastruktur Keagrariaan bersama institusi terkait difasilitasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia mengadakan rapat bersama untuk mengevalusai dan mengantisipasi kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya juru ukur berlisensi atau biasa disebut Surveyor Kadaster Berlisensi (SKB) yang terampil untuk memastikan bahwa ketersediaan SDM mencukupi dan handal dalam pelaksanaan kegiatan sektor-sektor strategis nasional.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Lt. 1 Jl. Medan Merdeka Barat No.7 Jakarta Pusat dipimpin oleh Asisten Deputi Ketenagakerjaan tersebut antara lain dihadiri oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (KPDTT), Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), Kementerian Riset dan Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan beberapa instansi terkait lainnya. Rapat berlangsung pada Jumat, 28 September 2018.

Baca juga  Warga Kudus belum rekaman KTP elektronik tersisa 3.310 orang

Pada prinsipnya Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mendukung setiap program yang dilakukan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional khususnya Ditjen Infrastruktur Keagrariaan dalam usaha pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), sebagaimana sudah dicanangkan oleh Bapak Presiden pada awal tahun 2018 ini yaitu bahwa pengembangan SDM akan menjadi fokus Pemerintah pada tahun 2019, sebagai implementasi butir kelima dari Nawa cita Kabinet Jokowi – JK, yang merupakan visi untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan.

Melalui pembangunan manusia yang terampil dan terdidik, Pemerintah ingin meningkatkan daya saing ekonomi dan secara simultan meningkatkan kapasitas sumber daya manusianya sehingga mampu bersaing di era industri 4.0, era yang penuh persaingan global. Pembangunan manusia yang terampil dan terdidik antara lain juga dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan pasca SMU atau SMK yang disebut dengan diklat vokasi.

Baca juga  Presiden Jokowi Terima Kunjungan Kehormatan Ketua Parlemen Singapura

“Isu diklat vokasi seringkali didiskusikan dalam Rapat Terbatas tingkat Menteri, yang intinya adalah mendorong agar tercapai link and match antara kompetensi lulusan Sekolah Umum maupun Kejuruan dengan kebutuhan lapangan pekerjaan”, ujar Direktur Pengukuran dan Pemetaan Dasar, Ditjen Infrastruktur Keagrariaan Agus Wahyudi.

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah membahas Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) sebagai dasar...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melaporkan capaian kinerja dan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun...