Terkini AgrariaBerulang Banjir Landa Kabupaten Pulau Taliabu, Lebih dari Seribu Warga Terdampak

Berulang Banjir Landa Kabupaten Pulau Taliabu, Lebih dari Seribu Warga Terdampak

JAKARTA – Sekitar seminggu yang lalu (24/7) banjir menerjang beberapa desa di Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara. Peristiwa yang sama melanda ribuan rumah pada hari ini, Kamis (30/7), sekitar pukul 03.00 waktu setempat.

Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB mendapatkan laporan kejadian tersebut telah berdampak pada lebih dari seribu warga. Sedikitnya 18 desa terdampak genangan air yang dipicu intensitas hujan lebat. Berdasarkan pantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulau Taliabu, hujan mengakibatkan debit air sejumlah sungai meluap.

Luapan air sungai terpantau di sejumlah sungai yang melewati beberapa titik desa, antara lain Sungai Samada, Sungai Wakau, Sungai Balohang, Sungai Gela, Sungai Wayomiha, Sungai Pencado, Sungai Ratahaya, Sungai Suliname dan Sungai Air Minggu.

Lebih dari seribu rumah yang tersebar di lima kecamatan, yakni Taliabu Barat, Taliabu Barat Laut, Lede, Taliabu Utara dan Taliabu Selatan, tergenang air akibat banjir. Desa dengan jumlah rumah paling banyak terendam air adalah Desa Bobong 406 rumah.

Baca juga  Dorong Pencapaian Target Akses Sanitasi Berkelanjutan, Kemendagri Sosialisasikan Permendagri Nomor 87 Tahun 2022

Berikut desa-desa lain terdampak banjir di wilayah Kabupaten Pulau Taliabu, Desa Ratahaya 138 rumah, Kilong 87, Wayo 84, Nggele 84, Tikong 80, Salati 66, Nggaki 60, Onemai 53, Bahu 36, Beringin 35, Padang 15, Lede, Natang Kuning, Langganu, dan Gela masing-masing 10, Pencado 4 dan Balohang 2.

Data kaji cepat BPBD setempat mencatat satu unit rumah terbawa banjir di Desa Pencado, Kecamatan Taliabu Selatan. Tak hanya rumah, bangunan pasar rakyat di desa yang sama hanyut karena derasnya banjir. Sedangkan infrastruktur lain, 4 jembatan rusak di Kecamatan Taliabu Barat.

Pascabanjir, BPBD telah melakukan upaya darurat seperti kaji cepat dan perbaikan jembatan rusak dengan jembatan darurat yang terbuat dari kayu. Jembatan rusak tersebut berfungsi untuk mendukung aktivitas warga ke ibu kota kabupaten. BPBD Kabupaten Pulau Taliabu membutuhkan dukungan logistik bantuan terhadap warga terdampak.

Baca juga  Kampung Tangguh Kubang Gajah Wakili Kota Payakumbuh Dalam Lomba Kampung Tangguh Tingkat Sumatera Barat

Melihat prakiraan hujan dasarian III Juli 2020, wilayah kabupaten ini berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Masyarakat tetap diimbau waspada dan siap siaga terhadap potensi hujan dengan intensitas lebat hingga awal Agustus 2020. Hujan lebat dengan durasi lama dapat menjadi salah satu indikator pemicu banjir.

#SiapUntukSelamat
#BersatuLawanCovid19
#CuciTangan
#JagaJarak
#MaskerUntukSemua
#TidakMudik
#DiRumahAja

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...