Terkini AgrariaKemendagri Dukung Stabilitas Sosial Politik di Daerah Dalam Menyambut Pilkada Tahun 2020

Kemendagri Dukung Stabilitas Sosial Politik di Daerah Dalam Menyambut Pilkada Tahun 2020

Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum menegaskan kembali persiapan Pilkada dan mendukung penuh agar stabilitas sosial-politik di daerah tetap terjaga dalam menyambut Pilkada Serentak Tahun 2020 serta penerapan protokol kesehatan.

“Dalam menjaga stabilitas sosial-politik di daerah juga secara intens melakukan koordinasi dengan Kementerian Lembaga (KL). Baik di pusat maupun di daerah untuk memastikan setiap proses dan dukungan tahap proses Pilkada ini bisa berjalan dengan baik. Disamping hal-hal lain seperti sosialisasi pelaksanaan Pilkada setiap waktu kita umumkan apakah di Pemerintah Pusat maupun di Pemerintah Daerah yang juga posisi ini jelas Diskominfo atau Humas strategis dalam menyuarakannya,” jelasnya pada acara sosialisasi PKPU dan PerBawaslu terkait penerapan protokol kesehatan pada Pilkada Tahun 2020 di gedung F Kemendagri, Jakarta Pusat, Jumat (26/06/2020).

Irman juga mengakui telah melakukan penguatan fungsi komunikasi dengan berbagai pihak guna memastikan pelaksanaan Pilkada serentak sesuai dengan protokol covid -19.

“Termasuk juga kita berdialog dengan berbagai lembaga masyarakat, berbagai lembaga swadaya masyarakat maupun Ormas (organisasi masyarakat), tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan lain sebagainya terkait dengan Pilkada secara langsung guna mendukung Pilkada serentak Tahun 2020 ini sesuai dengan protokol covid-19 ini dapat berjalan dengan baik,” tuturnya.

Baca juga  Dana bantuan tak kunjung datang, PBB ancam tutup 22 program di Yaman

Selain itu hasil monitoring yang telah dilakukan di daerah menjadi pembelajaran kembali agar kita semua saling berwaspada supaya tidak terjadi kesalahpahaman yang hanya akan memicu konflik seperti pada kasus proses verifikasi.

“Ini menjadi pembelajaran bagi kita semuanya sehingga di daerah yang lain tidak terjadi hal demikian,” imbuh dia.

Oleh sebab itu, Kemendagri mendorong langkah-langkah stabilitas yang akan dilakukan tentunya bersama-sama rekan Kesbangpol di provinsi maupun di kabupaten/kota, Kemendagri mengharapkan adanya langkah antisipasi dan pemetaan terhadap potensi konflik.

“Hendaknya terlebih dahulu mengantisipasi dengan deteksi dini dan pemetaan dari potensi konflik itu. Pendidikan sosial politik menjadi hal yang harus kita lakukan kepada masyarakat juga untuk mencegah gesekan dalam setiap proses tahapan penyelenggara Pilkada ini,” ujarnya.

Adapun pemanfaatan media sosial ditengah masyarakat luas diharapkan agar justru menjadi wadah untuk menyebarkan konten positif dan membangun.

Baca juga  Pemda Diminta Tingkatkan Penanganan Untuk Menurunkan Kasus Aktif

“Kemudian juga perlu pemanfaatan media sosial yang ada di masyarakat. Nilai-nilai sosiokultural selama ini hidup dan berkembang di masyarakat. Mudah-mudahan menjadi perekat di masyarakat dan menjadi penyeimbang juga di dalam kondisi cegah konflik yang ada di masyarakat,” pungkasnya.

Demikian sebagaimana diketahui pada tanggal 15 Juni yang lalu sudah ditetapkan sebagai tanggal dimulainya tahapan lanjutan dari pelaksanaan Pilkada serentak Tahun 2020. Penetapan tanggal dimulainya tahapan tersebut diumumkan oleh Ketua KPU pada tanggal 18 juni 2020. Maka harapannya agar semua berjalan lancar.

“Nah tentunya pada perjalanannya banyak hal-hal yang kini saya pikir kita perlu kawal bersama, perlu monitor bersama sehingga dalam sekian tahapan penyelenggara Pilkada 2020 ini dapat berjalan baik dan lancar,”tutupnya.

#MaskerUntukSemua
#jagajarak
#BERSATU🇮🇩TANGGUH…BERSATU🇮🇩SEMBUH
#tidakmudik

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...