Terkini AgrariaMendes PDTT Dukung Bengkulu Selatan Kembangkan Sektor Perikanan

Mendes PDTT Dukung Bengkulu Selatan Kembangkan Sektor Perikanan

BENGKULU SELATAN – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo siap memfasilitasi pertemuan antara Pemkab Bengkulu Selatan dengan sejumlah kementerian dan dunia usaha terkait pengembangan Kampung nelayan di Bengkulu Selatan.

Kampung nelayan di Kabupaten Bengkulu Selatan dipusatkan di Kecamatan Pasar Manna, terdapat sekitar 600 – 700 orang yang masih aktif dalam mendapatkan penghasilannya sebagai nelayan.

Namun, penghasilan yang didapat tak sebanding dengan pengorbanan para nelayan yang berjuang hidup mati karena sulitnya kapal nelayan untuk bersandar, karena tidak adanya dermaga maupun pelabuhan di Bengkulu Selatan.

“Saya mendapatkan masukan dari para nelayan yang mengaku kesulitan untuk bersandar karena adanya tanggul pencegah abrasi. Jadi, para nelayan meminta agar dibuatkan semacam pemecah ombak agar kapal nelayan bisa masuk bersandar,” kata Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo usai berdialog dengan para nelayan di kampung nelayan, pasar bawah, Kecamatan Pasar Manna, Bengkulu Selatan, Jumat (14/9).

Baca juga  Rp187 T Dikucurkan, Kesejahteraan Tumbuh dari Perdesaan

Dengan adanya masukan para nelayan tersebut, Eko siap memfasilitasi dengan mempertemukan antara Bupati Bengkulu Selatan dengan Menteri terkait masukan dan permintaan dari para nelayan di Bengkulu Selatan.

“Insya Allah dalam bulan ini juga, Saya akan ajak Bupati Bengkulu Selatan untuk menemui para Menteri terkait seperti Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Menteri Kelautan dan Perikanan. Mudah-mudahan bisa dibantu melalui program pemerintah pusat untuk pemecah ombaknya sehingga nelayan di sini bisa terbantu dalam mengatasi berbagai persoalan seperti menekan angka kecelakaan,” katanya.

Dalam dialog dengan nelayan, Mendes PDTT Eko mengajak dunia usaha seperti dari perusahaan pengolahan produksi ikan patin yakni dari Fiesta. Dengan mengajak dunia usaha, Menteri Eko menawarkan kepada nelayan untuk memulai budidaya ikan karena dinilai dapat memberikan pendapatan yang tidak kecil.

Baca juga  30 BUMDes di Buleleng Kembangkan Usaha Pengolahan Air Minum Dalam Kemasan

“Pendapatan akan lebih besar dari nelayan tangkap. Makanya, saya ajak juga perusahaan yang bisa memberikan pendampingan dari produk-produk olahan budidaya perikanan tersebut. Jadi, pemerintah pusat akan terus berupaya untuk membantu agar produktivitas nelayan bisa lebih baik sehingga kesejahteraan nelayan juga bisa ditingkatkan,” katanya. [Agraria Today]

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah membahas Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) sebagai dasar...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melaporkan capaian kinerja dan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun...