Terkini AgrariaPUPR Gandeng Kemenlu Berdayakan Eks TKI

PUPR Gandeng Kemenlu Berdayakan Eks TKI

JAKARTA (agraria.today) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri untuk mendata pekerja migran yang pulang dari Malaysia untuk diberdayakan dalam program padat karya.

“Kami sedang bekerja sama dengan Kemenlu yang WNI (warga negara Indonesia) yang pulang dari Malaysia diidentifikasi dari mana asalnya, kita siapkan program padat karya,” kata Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono, saat konferensi pers di Graha BNPB Jakarta, Senin (13/4).

Menurut dia, pemerintah menyiapkan program-program padat karya, terutama di daerah-daerah kantong pekerja migran, seiring dengan pandemi COVID-19.

Diharapkan, kata dia, para eks-pekerja migran itu bisa bekerja di program-program padat karya yang disiapkan pemerintah, setelah menjalani isolasi mandiri sepulang dari Negeri Jiran.

Basuki menjelaskan Kementerian PUPR telah merealokasi dan me-“refocusing” anggaran sebesar Rp36,19 triliun dari total anggaran pada 2020 sebesar Rp120 triliun untuk membantu mengatasi pandemi COVID-19 di Indonesia.

Baca juga  Kementerian ATR/BPN Dukung Pengembangan Kawasan Pariwisata Super Premium Labuan Bajo Flores

Realokasi pertama, yaitu yang dikembalikan kepada Kementerian Keuangan untuk dialokasikan langsung kepada bantuan sosial dan kegiatan lain yang bersentuhan langsung dengan penanganan COVID-19 sebesar Rp 24,53 triliun.

Kemudian, kata dia, re-“focusing” anggaran sebesar Rp1,66 triliun untuk pembangunan yang langsung dibutuhkan untuk mengatasi COVID-19, seperti penyiapan prasarana observasi di Pulau Galang sebesar Rp400 miliar, serta merehabilitasi rumah sakit darurat Wisma Atlet Kemayoran, dan pembelian alat-alat pendukung lainnya.

Basuki menyebutkan anggaran juga di-“refocusing” untuk mempercepat pelaksanaan padat karya tunai.

“Padat karya tunai adalah memberikan pekerjaan yang ‘low technology’, tetapi banyak menyerap tenaga kerja di daerah pedesaan. Anggaran untuk program tersebut sebesar Rp 10,22 triliun ditujukan untuk mempertahankan daya beli masyarakat di pedesaan,” katanya.

Jadi, kata dia, program padat karya itu sebagai upaya mendistribusikan uang pembangunan ke desa-desa.

Baca juga  Satgas Covid-19: Berikan Sanksi Kepada Penyelenggara Yang Mengundang Kerumunan

“Ini masih bisa kita laksanakan karena kita menggunakan protokol kesehatan,” kata Basuki.

Program padat karya tersebut, di antaranya perbaikan irigasi pedesaan, pembangunan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), program rumah swadaya, sanitasi hingga penyediaan air minum berbasis masyarakat.

#MaskerUntukSemua
#jagajarak
#BERSATU🇮🇩TANGGUH…BERSATU🇮🇩SEMBUH
#tidakmudik

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...