Terkini AgrariaGugas Covid-19 Distribusikan APD untuk Daerah, Jakarta Terima Terbanyak Disusul Jawa Barat

Gugas Covid-19 Distribusikan APD untuk Daerah, Jakarta Terima Terbanyak Disusul Jawa Barat

JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah mendistribusikan Alat Pelindung Diri ke berbagai wilayah di seluruh Indonesia. Menurut catatan, Daerah Khusus Ibu kota Jakarta jadi provinsi yang menerima bantuan tambahan alat pelindung diri terbanyak, disusul oleh Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Banten, dan wilayah luar Jawa.

“Kami telah mendistribusikan di seluruh jajaran rumah sakit yang memberi layanan perawatan Covid-19, telah dikirim dan diterima tambahan 85.000 unit APD” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, melalui konferensi pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Jumat (3/4).

Sementara itu, Pemerintah Pusat juga menyalurkan 55.000 unit tambahan APD ke Jawa Barat, 25.000 unit APD ke Jawa Timur, 20.000 unit ke Jawa Tengah, 12.500 unit ke Bali, 10.000 ke DI Yogyakarta, 10.000 ke Banten, dan lebih dari 5.000 ke daerah di luar Jawa dan Bali,, sehingga ada lebih dari 300.000 unit APD yang telah disalurkan pemerintah pusat ke rumah sakit di seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga  Mendagri Dorong Pemanfaatan Lembaga Keuangan Perbankan BPR Milik Pemda

Lebih lanjut, Pemerintah akan terus berupaya mencari dan mengirim bantuan alat pelindung diri ke seluruh provinsi di tanah air untuk memenuhi kebutuhan di daerah.

“Ini jumlah yang belum mencukupi apabila dihadapkan dengan perkembangan kasus yang terus berjalan. Angka ini bukan angka yang dianggap cukup dan berhenti, karena kami akan terus mengirim lebih lanjut,” terang Yuri.

Akan tetapi, Pemerintah kembali mengingatkan bahwa banyaknya fasilitas kesehatan dari Rumah Sakit, tenaga medis hingga APD dan perlengkapan yang tersedia untuk penanganan Covid-19 akan menjadi sia-sia apabila masyarakat tidak ikut berpartisipasi mencegah penularan virus.

“Kuncinya bukan seberapa banyak rumah sakit yang disiapkan, seberapa banyak laboratorium dan peralatan yang disiapkan, tetapi seberapa banyak peran kita semua mencegah jangan sampai terjadi penularan karena ini penting,” ujar dia.

Baca juga  Mendagri Minta APBD Gunakan Produk Dalam Negeri 40 Persen

Oleh sebab itu, Pemerintah menganjurkan kepada masyarakat agar tetap berada di rumah, menjaga jarak 1,5-2 meter dengan orang lain, serta rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

“Mari kita putus rantai kontak langsung dengan penderita positif, jaga jarak dalam berkomunikasi sosial dengan siapapun, hindari kontak langsung dengan siapapun, dan hindari tempat-tempat penuh sesak dan tempat berkumpul,” tutup Yuri.

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah membahas Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) sebagai dasar...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melaporkan capaian kinerja dan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun...