Terkini AgrariaBentuk Tim, Pemerintah Optimis Selesaikan Masalah Pertanahan Secara Komprehensif

Bentuk Tim, Pemerintah Optimis Selesaikan Masalah Pertanahan Secara Komprehensif

Jakarta (agraria.today) – Presiden Joko Widodo membentuk tim saat Rapat Terbatas (Ratas) di Istana negara untuk mempercepat penyelesaian permasalahan pertanahan secara komprehensif di Sumatra Utara. Hal tersebut merupakan komitmen bersama pemerintah termasuk Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang memiliki tugas dan fungsi pokok dalam penanganan masalah agraria.

Dalam Ratas yang dihadiri Kepala Negara dan jajarannya, Presiden menjelaskan bahwa masalah pertanahan terjadi tidak hanya di satu atau dua provinsi saja, melainkan hampir di seluruh Tanah Air. Dan ratas kali ini secara khusus, membahas percepatan penyelesaian permasalahan pertanahan di Sumatra Utara.

“Ratas tadi salah satunya membahas mengenai permasalahan pertanahan di Pangkalan Udara Soewondo, eks Bandara Polonia Medan, Kelurahan Sari Rejo di Medan. Presiden mengatakan akan menyelesaikan permasalahan ini secara komprehensif dan secepatnya. Maka akan dibentuk tim untuk membantu penyelesaian permasalahan tersebut,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil usai melakukan Rapat Terbatas yang membahas mengenai permasalahan pertanahan Sumatra Utara, di Istana Negara, Jakarta (11/3/2020).

Baca juga  Payakumbuh Segera Miliki GOR Type B, Jum’at Lusa Peletakan Batu Pertama

Lebih lanjut, Sofyan A. Djalil menjelaskan bahwa pembentukan tim ditunjuk langsung oleh Presiden agar diharapkan masalah akan menemukan titik terang. “Kementerian ATR/BPN tidak bisa berdiri sendiri dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Maka dibentuk tim yang diketuai oleh Menteri BUMN dan beberapa instansi seperti Kementerian Keuangan, Kementerian ATR/BPN, serta didukung oleh Panglima TNI, Kapolri dan Jaksa Agung,” kata Menteri ATR/Kepala BPN.

Sofyan A. Djalil optimis sengketa tanah di Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, dengan luas tanah yang merupakan aset TNI AU tersebut seluas 260 hektare yang belum bersertipikat terdapat 5.036 kepala keluarga (KK) atau 27.000 warga, termasuk keluarga atau ahli waris penggarap tanah seluas 5,6 hektare yang telah memiliki putusan hukum dari Mahkamah Agung akan segera terselesaikan dengan bantuan dari instansi pemerintah lainnya.

Baca juga  Antisipasi Kebakaran Pasar Berulang, Pemko Turunkan Petugas Patroli 24 Jam

Di samping itu dalam ratas kali ini, dibahas pula eks HGU PTPN II, terdapat 5.873 hektare yang telah dikeluarkan dari HGU PTPN II dan statusnya dikuasai langsung oleh negara. Dari luas tersebut, 3.104 hektare belum memperoleh izin penghapusbukuan dari Kementerian BUMN dan telah ditetapkan daftar nominatif pihak yang berhak. Sedangkan sisanya telah memperoleh izin penghapusbukuan.

Untuk itu, Sofyan A. Djalil mengatakan bahwa tanah PTPN II tersebut akan diserahkan kepada yang berhak menerima. “Intinya Presiden tegas mengatakan tanah ini tidak akan lagi dikembalikan kepada PTPN II tetapi akan diredistribusi kepada yang berhak,” ungkap Sofyan A. Djalil. (TA/JR)

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...