Terkini AgrariaTinjau Lapangan Pasca Waterlogging, Riza Falepi : Drainase Banyak Tersumbat Oleh Sampah

Tinjau Lapangan Pasca Waterlogging, Riza Falepi : Drainase Banyak Tersumbat Oleh Sampah

Payakumbuh — Jika sudah turun ke lapangan, artinya hal itu menjadi perhatian bahkan hal yang krusial bagi Riza Falepi selaku kepala daerah, dan hal ini sudah biasa dilakukannya bersama tim reaksi cepat Dinas PUPR untuk merespon persoalan pembangunan di kota yang dipimpinnya.

Alhasil, Riza Falepi menemukan permasalahan adanya genangan air saat hujan di beberapa titik di Payakumbuh disebabkan oleh tumpukan kayu, sampah plastik, bahkan barang-barang bekas lainnya sehingga air tidak bisa lewat di saluran pembuangan.

Walikota Riza Falepi tidak henti-hentinya menghimbau warga agar jangan buang sampah sembarangan, apalagi membuangnya ke selokan dan drainase. Riza mewanti-wanti hal itu akan berakibat adanya penyumbatan di saluran pembuangan, sehingga drainase tidak akan cukup mengantisipasi ketika hujan lebat turun.

Hal ini, kata Riza terbukti dengan contoh saat ada genangan air di dekat Rumah Makan Pancoran area Teriminal Koto Nan Ompek dan area Simpang Bunian beberapa malam lalu.

Baca juga  4000 ASN Kemendagri dan BNPP Ikuti Apel Peluncuran Kegiatan Memeriahkan HUT RI Ke-74

Walikota dua periode yang terjun langsung ke lapangan pasca adanya genangan air menggenang akibat hujan deras di seputaran area Balai Kota, Senin (27/1) sore, mengatakan sudah menjadikan keduanya titik prioritas yang akan dibongkar dan dilebarkan, artinya gorong-gorongnya diperbesar agar genangan air (waterlogging) saat hujan dapat diminimalisir.

“Yang di dekat RM Pancoran, ada plat decker sudah dianggarkan dan akan dikerjakan tahun ini” kata Riza.

Hampir semua masalah yang ditemukan Riza bersama tim PUPR adalah drainase yang tersumbat oleh sampah, plastik, dan kayu. Riza meminta kepada masyarakat agar jangan terbiasa membuang sampah sembarangan.

“Kita katakan kalau membuang sampah sembarangan itu prilaku destruktif atau merusak, walaupun hanya sekedar buang sampah, itu menunjukkan budaya tidak peduli lingkungan, dan itu tidak baik,” kata Riza.

Saat ditanya kenapa Riza rutin melakukan kegiatan di lapangan untuk mengecek infrastruktur, turun mengecek rencana pembangunan, Riza menyebu kalau tidak melihat langsung, dirinya tidak bisa membayangkan apa yang akan dianggarkan.

Baca juga  Kemendagri Ingatkan Pentingnya Penganggaran PPPK dalam APBD

“Karena ini penting, makanya kita sering turun, sekaligus menerima masukan dan permjntaan masyarakat, selama permintaan masyarakat itu bisa dicover APBD, maka akan di anggarkan, bila tidak maka tunggulah semampu anggaran kita, dan akan kita carikan jalan keluar lainnya,” kata Riza.

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...