Terkini AgrariaSatpol PP dan Satlinmas Berkontribusi Besar Sukseskan Pesta Demokrasi

Satpol PP dan Satlinmas Berkontribusi Besar Sukseskan Pesta Demokrasi

Mataram (agraria.today) – Dalam sambutannya saat memimpin peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selain bicara tentang pentingnya keberadaan dua satuan itu, tapi juga bicara tentang kontribusinya terhadap pesta demokrasi. Menurut Mendagri, Satpol PP dan Satlinmas, punya peran dan kontribusi dalam menyukseskan pesta demokrasi, seperti Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Menurut Tito, usia Satpol PP yang sudah mencapai 70 tahun menunjukkan perannya yang penting dalam sejarah negara. Begitu juga dengan Satlinmas yang usianya sudah 58 tahun. Artinya, telah banyak kontribusi yang ditorehkan Satpol PP dan Satlinmas pada negara ini. Ia berharap, Satpol PP dan Satlinmas makin profesional dalam bertugas seperti tema dalam peringatan HUT Satpol PP kali ini, “Peningkatan Profesionalisme Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat Menuju Indonesai Maju”. Kata Tito, tema ini sesuai dengan apa yang diinginkan Presiden, yakni Indonesia maju.

” Mari kita jadikan HUT Satpol PP maupun HUT Satlinmas sebagai momentum mengajak seluruh komponen bangsa untuk persatuan dan kesatuan bangsa. Menjunjung tinggi pilar-pilar NKRI dalam rangka untuk menjaga keutuhan NKRI yang kita cintai, ” kata Tito di acara HUT Satpol PP dan Satlinmas di Kota Mataram, Selasa (3/03/2020).

Baca juga  Menilik Kesiapan Kalimantan Tengah Sebagai Calon Ibukota Negara

Kemudian Menteri Tito menyinggung soal pesta demokrasi, baik itu Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah. Kata dia, suksesnya pesta demokrasi tidak bisa dilepaskan dari peran Satpol PP dan Linmas. Sebab, dalam Permendagri Nomor 54 Tahun 2011 tentang Standar Prosedur, Satpol PP dan Satlinmas terlibat aktif sebagai tenaga pengaman langsung dalam pengamanan Pemilu. Khususnya dalam kelompok pemungutan suara. Begitu juga dalam Pilkada seperti yang diatur dalam Permendagri Nomor 10 Tahun 2009.

” Artinya ini menunjukkan bahwa eksistensi Satpol PP dan Linmas dalam kehidupan berbangsa bermasyarakat di Indonesia. Tidak hanya diakui secara historis, yang satu sudah 70 tahun, yang satunya lagi sudah 58 tahun, tapi juga sudah memiliki landasan regulasi, perundang-undangan yang sangat tegas yang tidak membuat ragu-ragu Satpol PP dan Satlinmas untuk bekerja dan bertindak,” ujarnya.

Tahun ini, pada 23 September 2020, kata Tito, kembali bangsa Indonesia di 270 daerah akan menghadapi pesta demokrasi, yakni pemilihan kepala daerah. Selama ini, dalam Pilkada sebelumnya, suksesnya sebuah kontestasi tidak terlepas juga dari kontribusi jajaran Satpol PP dan Satlinmas. Keduanya, bahu membahu bersama dengan TNI dan Polri, ikut mengawal ketertiban dan keamanan penyelenggaraan pemilihan.

Baca juga  Kualitas Sayuran Rejanglebong Peroleh Sertifikat Prima 3

” Kita berharap kontribusi ini juga diberikan pada saat Pilkada dan rangkaian Pilkada dan pasca Pilkada. Tentunya ini membutuhkan kerjasama yang sinergis antar instansi. Karena ini menjadi tolak ukur keberhasilan pemilihan di tiap-tiap daerah,” kata Tito.

Mendagri pun meminta, Satpol PP dan Satlinmas tidak bekerja sendiri. Tapi, tetap dalam koridor strategi pengamanan yang dibuat oleh aparat keamanan dan strategi penyelenggara Pemilu. Untuk itu perlu dibangun hubungan yang baik dengan Penyelenggara Pemilu, baik itu KPU maupun Bawaslu. Serta hubungan dan Koordinasi yang baik dengan jajaran pengamanan dari Kepolisian dan TNI di masing-masing wilayah.

” Nah, kesempatan ini merupakan momentum penting untuk melaksanakan konsolidasi. Bersiap menghadapi tugas besar ini. Kesiapsiagaan harus kita tingkatkan dan tentu yang paling utama adalah sikap profesionalisme kita,” ujar mantan Kapolri tersebut.

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...