Terkini AgrariaHuawei Watch GT 2 42mm, "smartwatch" harga Rp2 jutaan

Huawei Watch GT 2 42mm, "smartwatch" harga Rp2 jutaan

Jakarta ((Feed)) – Setelah sebelumnya meluncurkan smartwatch Huawei Watch GT 2 edisi 46mm di Indonesia, kali ini Huawei CBG Indonesia memperkenalkan edisi jam pintar terbarunya, yaitu Huawei Watch GT 2 edisi 42mm dengan desain lebih ramping dan klasik.

Model terbaru ini terinspirasi oleh desain estetika yang minimalis, mengintegrasikan layar kaca 3D berkualitas tinggi untuk menciptakan visual yang tanpa bingkai (bezel).

Menurut Deputy Country Director Huawei CBG Indonesia, Lo Khing Seng, penjualan Huawei Watch GT 2 edisi 46mm diklaim laris di Indonesia, yakni 200 persen lebih tinggi dibanding versi sebelumnya.

“Huawei Watch GT 2 juga merupakan smartwatch terbaik dengan harga terjangkau dan desain stylish, semakin memantapkan keputusan kami untuk memperkenalkan edisi terbaru dari Watch GT 2 ke pasar Indonesia,” kata Lo di sela-sela peluncuran di Jakarta, Senin.
 

Baca juga  Konsep pemanfaatan tanah di ibu kota negara baru
Huawei Watch GT 42mm yang dipamerkan di peluncurannya bertajuk “Tech Meets Fashion” di Jakarta, Senin (25/11/2019). ((Feed)/Arnidhya Nur Zhafira)

Huawei Watch GT 2 edisi 42mm tampil dengan desain yang lebih ramping dibanding dengan pendahulunya, dengan bodi selebar 9,4mm.

Smartwatch ini juga dilengkapi dengan display amoled ukuran 12 inci dalam resolusi 390×390 pixel. Tali jam menggunakan bahan fluoroelastomer yang dapat memberikan pemakaian yang lebih mulus dan lembut.

Jam tangan pintar ini ditenagai dengan Kirin Al Chip. Ia dapat bertahan selama 7 hari dalam penggunaan normal dan 15 jam GPS tanpa henti.

Sama seperti edisi sebelumnya, perangkat ini juga dapat berfungsi sebagai pelatih olahraga pribadi dengan berbagai fitur yang terdapat di dalamnya, dengan 15 mode olahraga mulai dari berlari hingga berenang di air tawar hingga kedalaman 50 meter selama 10 menit.

Fitur kesehatan lainnya adalah Heart Rate Monitoring yang dapat memantau denyut jantung pengguna dan memberikan notifikasi lika mencapai lebih dari 100 bpm atau di bawah 50 bpm selama lebih dari 10 menit.

Baca juga  Pentingnya Dukungan Pemda dalam Mensukseskan Reforma Agraria
Fitur TruSeen dari Huawei Watch GT 42mm yang dipamerkan di peluncurannya bertajuk “Tech Meets Fashion” di Jakarta, Senin (25/11/2019). ((Feed)/Arnidhya Nur Zhafira)

Pengguna memiliki kemudahan untuk melihat data di Huawei Sports and Health App untuk mengawasi kondisi kesehatannya secara real time.

Fitur-fitur lainnya, antara lain Message Notification, TruSleep 2.0 sleep tracking dan TruRelax pressure monitoring. Smartwatch ini juga dilengkapi dengan aplikasi Find Phone yang dapat membantu menemukan ponsel pengguna.

Perangkat ini juga dapat disambungkan ke Huawei Freebuds 3 untuk mendengarkan musik.

Huawei Watch GT 2 42mm hadir dengan dua varian warna, Night Black dan Lake Cyan dengan harga Rp2,599 juta. Jam dapat dipesan secara pre-order mulai 26 November-2 Desember.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...