Terkini AgrariaKemendes PDTT Mungkinkan Kembangkan Satu Model Prukades bagi Kaum Difabel

Kemendes PDTT Mungkinkan Kembangkan Satu Model Prukades bagi Kaum Difabel

Sleman – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah menggelar pelatihan budidaya sayuran hidroponik bagi para penyandang disabilitas atau kaum difabel di Balai Besar Latihan Masyarakat (BBLM) Yogyakarta Kemendes PDTT, Sleman, Yogyakarta, Jumat (30/8).

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas, yang selama ini diketahui sulit mendapatkan pekerjaaan di bidang formal, karena kalah bersaing dengan pencari kerja pada umumnya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendes PDTT Anwar Sanusi menyampaikan, dengan selesainya pelatihan hidroponik bagi kaum disabilitas, ini bisa membawa perubahan bagi kaum difabel untuk mengembangkan keterampilannya di desanya masing-masing dan menghasilkan produksi yang bisa meningkatkan pendapatannya.

Bahkan, kata Anwar, ke depan Kemendes PDTT kemungkinan bisa mengembangkan menjadi satu model dengan menempatkan difabel sebagai kelompok masyarakat yang memiliki kreativitas tinggi dan menghasilkan nilai ekonomi yang tinggi juga dalam satu kawasan di Kabupaten Sleman.

Baca juga  Batiah “Berantas Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba di Kota Randang”

“Jadi ada semacam kampung-kampung yang dikhususkan untuk kaum difabel  yang memang di situ mereka bisa memberdayakan masyarakatnya dengan baik dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi bagi kampungnya,” kata Anwar Sanusi saat menutup sekaligus melaunching BNI Smart Office di BBLM Yogyakarta Kemendes PDTT, Jumat (30/8).

Sementara itu, terkait dengan pemasaran yang mungkin menjadi kesulitan bagi para kaum difabel, Sekjen mengatakan, Kemendes PDTT akan berkoordinasi dengan Bupati Sleman untuk membantu dalam menyalurkan produksi-produksi yang nanti bisa dihasilkan  oleh para difable dari hasil pelatihan ini.

“Mungkin nanti, kita juga akan membantu mengkomunikasikan dengan dunia swasta. Kalau produksinya cukup banyak mungkin bisa terserap. Cuma kadangkala dunia swasta itu kan membutuhkan produksi yang relatif cukup besar. Oleh karena itu, sementara ini kita akan memanfaatkan jaringan-jaringan pasar yang ada di Sleman terlebih dahulu,” katanya.

Baca juga  Apple luncurkan perbaikan gratis untuk iPhone 6S yang mati

Sementara itu, Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten akan menyiapkan beberapa lokasi atau tempat yang bisa digunakan oleh para difabel untuk memasarkan hasil dari produknya pasca mengikuti pelatihan yang digelar oleh Kemendes PDTT

“Di Sleman kan banyak rumah-rumah makan yang kelas menengah ke atas yang mereka butuh sayuran segar. Kita nanti siap fasilitasi membantu untuk memasarkannya. Yang penting, selesai pelatihan ini, segera dipraktikkan di rumahnya masing-masing. Kalau para difabel bisa mengembangkan produksinya menjadi besar, kita akan dorong mengembangkan satu kawasan khusus bagi kaum difabel untuk kembangkan produksinya,” katanya. [agraria.today]

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...