Terkini AgrariaAkademisi berharap presiden terpilih mengoptimalkan sektor pertanian

Akademisi berharap presiden terpilih mengoptimalkan sektor pertanian

Pertanian berkelanjutan itu pertanian yang tahan segala kondisi, tidak akan berhenti karena adanya kendala seperti tanah, air, benih dan lain sebagainya

Purwokerto ((Feed)) – Presiden dan wakil presiden terpilih diharapkan terus mengoptimalkan sektor pertanian dengan konsep berkelanjutan guna mendukung swasembada pangan, kata Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Loekas Soesanto .

“Presiden dan wakil presiden terpilih diharapkan mengintensifkan pengembangan pertanian berkelanjutan,” kata Loekas di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu.

Dia menjelaskan sistem pertanian berkelanjutan sangat relevan untuk diterapkan pada saat ini.

“Pertanian berkelanjutan itu pertanian yang tahan segala kondisi, tidak akan berhenti karena adanya kendala seperti tanah, air, benih dan lain sebagainya,” katanya.

Dengan sistem pertanian berkelanjutan, kata dia, tanah pertanian akan tetap terjaga dan tetap sehat karena tidak menggunakan bahan kimia dalam bentuk pupuk atau pestisida kimia.

Baca juga  Gubernur Banten Tetapkan Darurat Bencana

“Sumber air juga akan tetap terjaga, disamping benih yang pasti sehat dan unggul, karena pertanian berkelanjutan mendukung ekosistem pertanian yang sehat,” katanya.

Untuk menyukseskan sistem pertanian berkelanjutan, kata dia, maka pemerintah perlu mendorong para petani untuk mengembangkan sistem pertanian organik.

“Selain itu pemerintah juga perlu mengatur produksi pupuk dan pestisida kimia,” katanya.

Sebelumnya, dia juga mengatakan banyak upaya lainnya yang dapat dilakukan oleh para pemangku kebijakan untuk mewujudkan pertanian yang berkelanjutan.

“Antara lain dengan mempersiapkan tenaga atau SDM milenial melalui program pelatihan atau pemberdayaan guna membekali tenaga milenial,” katanya.

Selain itu, kata dia, dengan cara mengatur alih fungsi lahan pertanian secara tepat guna.

Selain itu, kata dia, dengan mendorong modernisasi pertanian khususnya pada era revolusi industri 4.0.

Menurut dia, presiden dan wakil presiden terpilih memiliki komitmen yang tinggi untuk memajukan sektor pertanian berkelanjutan di Tanah Air.

Baca juga  Dinas Dukcapil Wajib Umumkan Hasil Layanan Adminduk

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...