Terkini AgrariaPHM Gandeng Elnusa untuk Jasa Cementing Sumur di Rawa-rawa

PHM Gandeng Elnusa untuk Jasa Cementing Sumur di Rawa-rawa

Balikpapan ((Feed)) – Operator Wilayah Kerja (WK) Migas Mahakam PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menggandeng PT Elnusa Tbk untuk jasa penyemenan (cementing) sumur-sumur migas di rawa-rawa di WK tersebut.

Elnusa yang juga anak perusahaan PT Pertamina (Persero) membuat konsorsium dengan PT Dowell Anadrill Schlumberger untuk mengerjakan proyek ini.

“Nilai kontraknya mencapai 95,6 juta dolar AS, berdurasi 24 bulan atau hingga Oktober 2021,” kata Direktur Utama PHM Eko Agus Sardjono, Jumat (18/10).

Proyek itu juga mewajibkan Elnusa-Dowell menyertakan kandungan dalam negeri hingga 35,11 persen.

Kerja sama itu dituangkan dalam kontrak yang ditandatangani di Kantor PHM Balikpapan, Rabu (16/10), oleh Direktur Utama PHM Eko Agus Sardjono dan Direktur Utama Elnusa Elizar Parlindungan Hasibuan.

Penandatanganan itu disaksikan Kepala Divisi Pengelolaan dan Pengadaan Barang dan Jasa SKK Migas, Erwin Suryadi.

Baca juga  Demo di Kendari, mahasiswa blokade beberapa titik jalan

Menurut Agus Sardjono, sinergi antaranak usaha Pertamina ini selain untuk mendukung PHM dalam kegiatan operasi cementing sumur-sumur di wilayah rawa-rawa delta Mahakam, juga untuk meningkatkan kapasitas perusahaan nasional melalui kerjasama dengan perusahaan multinasional melalui pembentukan konsorsium.

Lebih lanjut Eko menjelaskan bahwa kontrak jasa cementing ini merupakan bagian penting dalam kegiatan pengeboran sumur dan berisiko tinggi karena berkaitan langsung dengan keselamatan operasi.

Cementing adalah salah satu prosedur dalam kegiatan pengeboran sumur migas, yakni memompakan semen khusus ke dalam lubang sumur.

Di sisi lain, General Manager PHM John Anis berharap agar konsorsium Elnusa dan Schlumberger bisa membantu PHM dalam mencari terobosan untuk penghematan biaya investasi sehingga bisa membantu PHM untuk terus mempertahankan produksi yang terus cenderung turun.

Pada saat yang sama, sebagai lembaga pengatur bisnis hulu migas, SKK Migas juga berharap segera terjadi alih teknologi cementing kepada perusahaan dalam negeri sehingga ke depan bisa mandiri.

Baca juga  Perempuan-Perempuan Tangguh Mewarnai Kementerian ATR/BPN di Pusat dan Daerah

“Dalam beberapa tahun ke depan, perusahaan dalam negeri harus menjadi pemain utama dalam kegiatan pengeboran di Indonesia,” kata Kepala Divisi Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa SKK Migas Erwin Suryadi.

Seterusnya, kontrak ini juga diharapkan dapat memberikan dampak ikutan kepada penyedia jasa dan tenaga kerja lokal di sekitar WK Mahakam.

Peningkatan penggunaan penyedia jasa (vendor) dan bahan baku dalam negeri dalam kegiatan industri hulu migas tertuang dalam ketentuan Pedoman Tata Kerja (PTK) Nomor 007 tentang Pengadaan Barang dan Jasa KKS maupun Peraturan Menteri ESDM Nomor 15 Tahun 2013 tentang Penggunaan Produk dalam Negeri pada Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap...

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Related Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang mulai berjalan sejak 2017, telah berhasil mendaftarkan tanah secara masif. Dari total bidang...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, secara resmi membuka Forum Badan Komunikasi...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian data sertipikat tanah secara lebih mudah tanpa harus datang ke Kantor Pertanahan. Melalui layanan digital...