Terkini AgrariaSusi Pudjiastuti sebut perdagangan komoditi perikanan surplus

Susi Pudjiastuti sebut perdagangan komoditi perikanan surplus

Ternyata kita bisa bukukan peningkatan yang luar biasa, neraca perdagangan kita nomor satu di Asia tenggara dari yang tadinya tidak nomor tigapun

Jakarta ((Feed)) – Menteri Kelautan dan Perikanan (KP)  Susi Pudjiastuti menyebut surplus perdagangan internasional dari komoditi perikanan mencapai lebih dari empat miliar dolar AS.

“Ternyata kita bisa bukukan peningkatan yang luar biasa, neraca perdagangan kita nomor satu di Asia tenggara dari yang tadinya tidak nomor tiga pun di Asia Tenggara. Surplus mencapai empat miliar dolar AS lebih dari perdagangan produk komoditi perikanan,” ujar Susi di Jakarta, Jumat.

Selain itu dia juga menambahkan bahwa nilai tukar nelayan, nilai tukar usaha perikanan, PDB perikanan dalam empat setengah tahun terakhir naik hampir 50 persen lebih. Sebuah prestasi yang luar biasa, apalagi bila itu dilihat hasil daripada kapasitas dan pelaku usaha perikanan tangkap dalam negeri dan tidak ada lagi kapal asing.

Baca juga  Timnas Indonesia diperkuat Dutra, Riko, Ridho pada laga kontra Vietnam

Secara pelan tapi pasti pajak pun terkumpulkan lebih banyak sehingga bisa membantu keuangan negara, Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menyumbangkan kenaikan melebihi 100 persen dibandingkan sebelumnya.

Penerimaan negara bukan pajak atau PNBP juga naik, namun yang lebih menggembirakan nilai tukar para nelayan, daya beli para nelayan mengalami kenaikan dan itu adalah salah satu ciri kesejahteraan mulai terasakan.

“Saya berharap transformasi yang telah kita buat dan lalui dengan menghalau dan menghadang segala rintangan ini jangan sampai mengalami kemunduran,” kata Menteri KP.

Menurut data dalam buku “Laut Masa Depan Bangsa: Transformasi Kelautan dan Perikanan 2014-2019” yang resmi diluncurkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan pada Jumat (18/10), ekspor hasil perikanan sejak 2015 sampai dengan 2018 mengalami peningkatan 7,23 persen per tahun.

Dari 3,94 miliar dolar AS pada tahun 2015 menjadi 4,86 miliar dolar AS di tahun 2018, dengan ekspor terbesar dilihat dari nilai adalah udang dan dilihat dari volume yakni rumput laut. Sedangkan negara ekspor tujuan ekspor terbesar adalah Amerika Serikat dengan nilai mencapai 1,88 miliar dolar AS atau 38,61
persen

Baca juga  Mendagri Serahkan Dokumen Kependudukan Hasil Layanan Gerbangdutas Kepulauan Talaud

Kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan guna meningkatkan capaian nilai ekspor, antara lain berpartisipasi aktif dalam pameran di pusat-pusat seafood dunia, melakukan perundingan untuk mengurangi hambatan perdagangan, hinbgga menjalin kerjasama dengan negara lain untuk mempromosikan produk perikanan Indonesia di luar negeri.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...