Terkini AgrariaPLN Jatim kumpulkan pemegang kebijakan pacu ekonomi wilayah

PLN Jatim kumpulkan pemegang kebijakan pacu ekonomi wilayah

Surabaya ((Feed)) – PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur mengumpul para pemegang kebijakan atau stakeholder di wilayah setempat untuk memacu ekonomi wilayah, dan meningkatkan mutu pelayanan serta pengembangan kawasan industri di Jawa Timur.

General Manager PT PLN (Persero) Jawa Timur Bob Saril di Surabaya, Rabu mengatakan, para stakeholder itu dikumpulkan dalam rangkaian Forum Grup Discussion (FGD) bertajuk “Sinergi untuk Akselerasi Pengembangan Kawasan Industri di Jawa Timur”.

“Pertemuan ini sangat positif, dan bisa menjadikan Kawasan Industri di Jawa Timur tumbuh lebih cepat lagi. Mari kita bersinergi dan menjadikan forum ini sebagai media penyampaian kesulitan apa yang kita hadapi, semoga dapat produktif dan efektif sehingga mendapatkan manfaat dan dapat diteruskan kepada nilai-nilai yang perlu ditindaklanjuti,” kata Bob, kepada wartawan.

Korwil Jatim Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI), Tony Herwanto yang ikut dalam pertemuan itu mengpresiasi upaya PLN Jatim dalam mensinergikan pihak-pihak di Jatim.

Baca juga  Tim Jawa Tengah juarai Liga U-14 Piala Menpora

“Kami tidak dapat bekerja tanpa PLN, begitupun sebaliknya, untuk itu harapannya kami dapat mengatasi masalah bersama-sama, semoga dapat mendongkrak pertumbuhan investasi kawasan industri di Jawa Timur,” katanya.

Ia mengatakan, listrik sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan keberlangsungan industri-industri. Melalui kegiatan ini permasalahan yang dapat menyebabkan mundurnya laju investasi, dapat diatasi dan dioptimalkan.

“Kami juga membahas komponen lain seperti air, gas, dan minyak. Sehingga dapat menjadikan perekonomian di Jawa Timur lebih maju,” tuturnya.

Sebelumnya, Tony menyebutkan saat ini kawasan industri di Jawa Timur terus mengalami pertumbuhan, dengan semakin banyaknya pengembang yang tertarik untuk membangun kawasan industri.

Ia mencatat, saat ini sudah ada sebelas kawasan industri di Jatim, seperti Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER), dan Sidoarjo Industrial Estate Berbek (SIEB). Juga, Ngoro Industrial Park (NIP) di Mojokerto, Maspion Industrial Estate (MIE) di Gresik, dan Kawasan Industri Gresik (KIG).

Baca juga  Pemusnahan Arsip, Salah Satu Tahap Manajemen Kearsipan

Selain itu, ada Java Integrated Industrial Port Estate (JIIPE) di Gresik, Kawasan Industri Tuban (KIT), dan Safe n Lock Industrial Park di Sidoarjo, dan terakhir di Sidoarjo Rangkah Industrial Estate (SiRIE) dan Industrial Estate Wira Jatim dengan total kawasan industri di Jatim seluruhnya 6.334 hektare.

“Kami optimistis, tidak lama lagi akan ada tambahan kawasan industri baru di Jatim. Kawasan baru tersebut diharapkan dapat meningkatkan kontribusi sektor manufaktur pada PDB Jatim. Juga, lebih mendorong pertumbuhan industri,” katanya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah membahas Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) sebagai dasar...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melaporkan capaian kinerja dan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun...