Terkini AgrariaJalur pendakian Gunung Gede Pangrango aman selama kemarau

Jalur pendakian Gunung Gede Pangrango aman selama kemarau

Pada awal Agustus lalu memang jalur pendakian ditutup sementara untuk pemulihan ekosistem dan antisipasi terjadi kebakaran hutan. Tetapi sekarang sudah dibuka kembali hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Sukabumi, Jabar ((Feed)) – Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) memastikan jalur pendakian ke Gunung Gede dan Pangrango aman selama musim kemarau ini dan tetap dibuka untuk umum.

“Kami pastikan selama musim kemarau ini tidak terjadi kebakaran hutan di kawasan TNGGP dan untuk saat ini jalur pendakian ke kedua gunung tersebut masih dibuka dan aman,” kata Kepala BBTNGGP Wahju Rudianto di Sukabumi, Jawa Barat, Senin.

Menurutnya, pada awal Agustus lalu memang jalur pendakian ditutup sementara untuk pemulihan ekosistem dan antisipasi terjadi kebakaran hutan. Tetapi sekarang sudah dibuka kembali hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Baca juga  Persela misi taklukkan Bhayangkara FC jauhi zona degradasi

Namun demikian, pada musim kemarau ini pengunjung atau pendaki dilarang melakukan aktivitas yang bisa memicu terjadi kebakaran hutan di kawasan taman nasional ini. Selain itu selama mendaki pun wajib mematuhi peraturan dan tidak merusak dan mengganggu ekosistem.

Tentunya untuk melakukan pendakian, calon pendaki harus menempuh berbagai persyaratan seperti mendaftarkan diri dan setelah izin keluar baru diperbolehkan mendaki. Namun saat berada di pintu masuk jalur pendakian pihaknya juga akan memeriksa terlebih dahulu barang bawaan calon pendaki untuk memastikan tidak ada yang membawa barang berbahaya.

“Selama kemarau ini tidak ada kejadian kebakaran hutan di kawasan TNGGP, sehingga untuk siapapun warga yang ingin mendaki dipastikan aman terkecuali saat masuk masa pemulihan ekosistem dan ada peringatan dari BMKG perihal cuaca dan antisipasi kejadian bencana,” tambahnya.

Baca juga  Mendes PDTT Apresiasi Bank Dunia Serius Atasi Stunting

Di sisi lain, Wahju mengatakan antisipasi adanya oknum pendaki yang melakukan pendakian melalui jalur tikus atau ilegal, pihaknya meningkatkan patroli ke sejumlah titik. Selain itu, menyiagakan petugasnya untuk mengantisipasi terjadi bencana kebakaran.

Ada beberapa lokasi yang dekat dengan kawasan taman nasional ini terjadi kebakaran lahan sehingga agar api tidak merembet ke kawasan, petugas dari BBTNGGP dikerahkan untuk membantu proses kebakaran.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...