Terkini AgrariaPenajam siap pasok cadangan pangan bagi ibu kota baru

Penajam siap pasok cadangan pangan bagi ibu kota baru

Penajam ((Feed)) – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, berupaya memenuhi kebutuhan cadangan pangan di wilayah ibu kota baru Indonesia.

Presiden Joko Widodo resmi memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara di Provinsi Kalimantan Timur.

“Kami terus upayakan peningkatan produksi pangan, khususnya beras melalui program perluasan areal tanam, serta ekstensifikasi dan diversifikasi,” kata Kepala Ketahanan Pangan Kabupaten Penajam Paser Utara, Surito Widarie ketika dihubungi, Sabtu.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga minta percepatan pembangunan bendungan gerak Sungai Talake di Kecamatan Longkali, Kabupaten Paser, karena bisa menjadi sumber irigasi lahan persawahan di wilayah Penajam Paser Utara.

“Bendung gerak Sungai Talake itu diprediksi mampu mengairi 14.000 hekatre sawah di wilayah Paser dan 8.000 hektare di wilayah Penajam Paser Utara,” ujar Surito Widarie.

Baca juga  Dialog Bersama Kepala Daerah Se-Jawa Tengah, Menteri Nusron Paparkan Peran Pemda dalam Mendukung Paradigma Administrasi Pertanahan Modern

Ia menjelaskan 22 hektare lahan persawahan di wilayah Penajam Paser Utara dan Paser tersebut dapat memproduksi sekitar 246.000 ton beras per tahun dengan indeks penanaman tiga kali dalam satu tahun.

Namun dengan prediksi jumlah penduduk saat pemindahan ibu kota negara pada 2024 lebih kurang 5 juta jiwa menurut Surito Widarie, dibutuhkan sekitar 450.000 ton beras per tahun.

Sehingga dengan produksi beras lokal sekitar 246.000 ton per tahun tersebut lanjut Surito Widarie, masih kekurangan sekisar 204.000 ton untuk memenuhi kebutuhan cadangan pangan di ibu kota negara.

“Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara sudah melakukan pertemuan dengan Kementerian Pertanian membahas mengenai kebutuhan cadangan pangan di ibu kota baru,” ucapnya.

Kementerian Pertanian jelas Surito Widarie, akan mempersiapkan kawasan pangan untuk ibu kota negara agar kabupaten/kota yang menjadi daerah penyangga juga dapat memenuhi kebutuhan cadangan pangan tersebut.

Baca juga  HP perkenalkan "PC convertible" Elite Dragonfly di Indonesia

“Sekitar 18 kabupaten/kota yang bisa menjadi penyangga penyedia bahan pangan untuk ibu kota negara, dan Menteri Pertanian menginginkan kebutuhan pangan itu bisa diproduksi di wilayah Kalimantan,” tambahnya.

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah membahas Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) sebagai dasar...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melaporkan capaian kinerja dan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun...