Terkini AgrariaGapki kenalkan industri sawit dan turunannya kepada kaum milenial

Gapki kenalkan industri sawit dan turunannya kepada kaum milenial

Kampanye positif ini digelar karena masih banyak informasi keliru tentang kelapa sawit yang beredar di masyarakat

Makassar ((Feed)) – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) bersama Warta Ekonomi memperkenalkan industri sawit beserta turunannya kepada kaum millenial seiring dengan semakin berkembangnya industri dan zaman.

“Sangat penting kami mengedukasi tentang salah satu potensi yang dimiliki oleh bangsa ini yaitu sawit dan turunannya kepada kaum milenial,” ujar Ketua Bidang Komunikasi Gapki Tofan Mahdi di Makassar, Sabtu.

Di hadapan para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN/PTS) di Makassar, ia menjelaskan kelapa sawit masih menjadi potensi ekspor terbesar di Indonesia dan penyumbang pendapatan terbesar dari sektor non-migas.

Dia mengatakan industri sawit menyerap 16,2 juta tenaga pekerja dari hulu hingga hilir. Kelapa sawit dan produk turunannya sudah menjadi bagian keseharian masyarakat.

Baca juga  KPK berikan catatan beberapa capim lolos "profile assessment"

Tofan menyatakan pemanfaatan dari produk-produk sawit dan turunannya sudah diterima dengan baik oleh masyarakat.

Seperti produk kecantikan tidak lepas dari bahan sawit, juga produk makanan dan bahan makanan yang berkualitas, serta energi terbarukan.

“Sebagai contoh untuk makanan berupa minyak goreng, margarin, mentega, hingga mi instan. Untuk produk kecantikan dan kosmetik berupa lipstik, sampo, lalu sabun, semuanya mengandung sawit,” katanya.

Adapun energi terbarukan, lanjut Tofan, yang dihasilkan dari sawit berupa biodiesel. 

Ia menuturkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang dijual di Indonesia yang jenis bersubsidi maupun tidak, semuanya sudah tercampur dengan minyak sawit atau lebih dikenal dengan biodiesel B20.

Menurut Tofan, semakin inovatif pengolahan sawit dalam mencetak produk-produk turunannya semakin membuka peluang-peluang baru untuk membuka bisnis baru, pasar baru, dan peluang kerja baru.

Baca juga  PPKM dan PPKM Mikro Berdampak Signifikan Mengurangi Kasus Aktif dan Keterisian tempat Tidur

“Milenial adalah pasar sekaligus sumber daya yang memiliki potensi besar untuk memajukan Indonesia saat ini dan masa depan,” ucapnya.

Kepala Divisi Perusahaan Badan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Achmad Maulizal Sutawijaya mengharapkan para peserta kegiatan bisa mendapat pemahaman yang baik tentang sektor kelapa sawit.

Ia mengatakan kegiatan Amazing Race Sawit Hunt 2019 merupakan kegiatan edukasi sekaligus mendorong kampanye positif tentang kelapa sawit yang menyasar para generasi milenial khususnya pelajar dan mahasiswa.

“Kampanye positif ini digelar karena masih banyak informasi keliru tentang kelapa sawit yang beredar di masyarakat,” katanya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...