Terkini AgrariaPenutupan dibatalkan, operator kembali jual paket wisata Pulau Komodo

Penutupan dibatalkan, operator kembali jual paket wisata Pulau Komodo

Paket wisata khususnya yang ada destinasi Pulau Komodo sudah kembali dijual secara normal seperti sediakala

Kupang ((Feed)) – Ketua Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Nusa Tenggara Timur (NTT) Abed Frans mengemukakan penjualan paket wisata Pulau Komodo di Taman Nasional Komodo kembali normal, setelah pembatalan rencana penutupan sementara pulau tersebut oleh pemerintah.

“Paket wisata khususnya yang ada destinasi Pulau Komodo sudah kembali dijual secara normal seperti sediakala,” katanya kepada Antara di Kupang, Jumat.

Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan kondisi industri pariwisata di Taman Nasional Komodo setelah pembatalan rencana penutupan Pulau Komodo mulai Januari 2020 yang diwacanakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT.

Pulau Komodo akhirnya batal ditutup setelah rapat koordinasi bersama antara Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pariwisata Arief Yahya, dan Gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat di Jakarta beberapa waktu lalu.

Baca juga  Ingin ke festival kuliner tanpa merasa begah? Ini kiatnya

Abed mengakui wacana penutupan tersebut sebelumnya sudah mengganggu pasar pariwisata untuk Taman Nasional Komodo, meskipun tidak berdampak signifikan.

“Ya pastinya ada dampak (rencana penutupan Pulau Komodo), tapi saya rasa tidak signifikan,” kata Pemilik PT Flobamor Tours itu.

Ia mengatakan wisatawan masih terus berdatangan ke Taman Nasional Komodo karena tujuan mereka tidak hanya ke Pulau Komodo, melainkan destinasi lain di sekitarnya seperti Pulau Rinca, Pulau Padar, Pantai Pink, dan lainnya.

“Wisatawan yang datang ingin melihat komodo juga bisa melihatnya di Pulau Rinca, meskipun memang jumlahnya tak sebanyak di Pulau Komodo,” katanya.

Abed berharap polemik penutupan kawasan wisata seperti ini tidak terulang lagi di massa mendatang, sehingga tidak menimbulkan ketidakpastian pasar pariwisata.

Menurutnya, aspek kepastian sangat penting karena para pelaku wisata membutuhkan waktu sekitar satu tahun sebelumnya untuk mempromosikan paket-paket wisata.

Baca juga  Kompetisi "HOOQ Filmmakers Guild" musim ketiga naikan jumlah hadiah

“Jadi memang harus pasti suatu destinasi ditutup atau tidak, sehingga ketika promosi hingga ke luar negeri tidak membingungkan wisatawan,” katanya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap...

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Related Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang mulai berjalan sejak 2017, telah berhasil mendaftarkan tanah secara masif. Dari total bidang...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, secara resmi membuka Forum Badan Komunikasi...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian data sertipikat tanah secara lebih mudah tanpa harus datang ke Kantor Pertanahan. Melalui layanan digital...