Terkini AgrariaKarhutla berimbas buruk terhadap investasi di Kotawaringin Timur

Karhutla berimbas buruk terhadap investasi di Kotawaringin Timur

Dampak karhutla juga terasa bagi dunia usaha. Iklim investasi layu.

Sampit ((Feed)) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menimbulkan asap di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, juga berimbas buruk terhadap investasi di daerah ini.

“Dampak karhutla juga terasa bagi dunia usaha. Iklim investasi layu. Contohnya banyak investor yang hendak datang, malah gagal. Pelaku usaha melihat Sampit bukan tempat yang tepat sebagai tempat berusaha jika selalu ada karhutla,” kata Ketua Kamar Dagang dan Industri Kotawaringin Timur Susilo di Sampit, Kamis.

Asap pekat akibat kebakaran lahan beberapa waktu lalu sempat membuat penerbangan lumpuh. Kondisi itu berdampak jelas terhadap perekonomian masyarakat.

Pelaku usaha harus mengatur ulang jadwal kegiatan bisnis mereka sehingga berdampak pada banyak hal, seperti biaya tinggi dan berkurangnya potensi pendapatan. Kondisi yang selalu mengancam setiap tahun ini sangat tidak baik bagi iklim usaha.

Baca juga  Golkar laporkan ketua dan wasekjen soal pemalsuan surat

Kotawaringin Timur menjadi daerah potensial bagi investasi, seperti pertambangan, perkebunan, jasa dan lainnya. Namun jika kebakaran lahan dan kabut asap terjadi setiap tahun maka akan menjadi pertimbangan lain bagi calon investor.

“Potensi sebagai kota wisata pun akan pudar akibat kabut asap. Karhutla menjadi sorotan dunia. Masalah ini tentu harus menjadi perhatian serius kita bersama,” tambah Susilo.

Kebakaran lahan juga berkaitan dengan investasi ramah lingkungan. Investor tidak ingin bisnis mereka terkendala, bahkan merugi akibat ancaman-ancaman kondisi kurang baik seperti kebakaran lahan dan lainnya.

Tingginya kerawanan kebakaran lahan akibat luasnya sebaran gambut tebal di Kotawaringin Timur, harus diantisipasi secara serius. Bagi investor, ini juga menjadi pertimbangan karena berdampak pada biaya tinggi dan kerawanan berdampak terhadap kelangsungan aktivitas perusahaan.

Menurut Susilo, tidak ada siapapun yang ingin daerah ini dilanda kebakaran lahan dan kabut asap karena dampaknya merugikan semua pihak secara luas. Aktivitas ekonomi masyarakat pun turut terganggu.

Baca juga  Greysia/Apriyani melaju ke babak kedua Denmark Open 2019

“Hal penting yang harus dilakukan adalah mencegah agar kebakaran lahan dan asap tidak terjadi lagi. Perlu kepedulian dan partisipasi semua pihak agar musibah ini tidak terulang sehingga iklim investasi Kotawaringin Timur menjadi nyaman dan selalu menarik perhatian investor” ujarnya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...