Terkini AgrariaGenjot investasi, dua RUU ini dinilai penting jadi prioritas DPR baru

Genjot investasi, dua RUU ini dinilai penting jadi prioritas DPR baru

Jakarta ((Feed)) – Pengamat ekonomi Universitas Indonesia (UI) Fithra Faisal Hastiadi menilai dua revisi Rencana undang-undang (RUU) yakni RUU Antimonopoli dan RUU Ketenagakerjaan dinilai penting untuk jadi prioritas anggota DPR terpilih.

“Menurut saya mungkin yang bisa jadi prioritas mungkin RUU Antimonopoli. Ini sudah cukup lama dibahas dan tertunda. Ini akan menjadi persaingan usaha,” katanya dihubungi di Jakarta, Selasa.

Fithra menuturkan, RUU lain yang tidak kalah penting untuk dibahas meski belum jadi prioritas adalah RUU Ketenagakerjaan. Revisi diperlukan karena masih terlalu kakunya iklim ketenagakerjaan yang berujung jadi hambatan investasi.

“Ini harus dapat perhatian karena selama ini hambatan investasi juga berasal dari iklim ketenagakerjaan yang belum kondusif,” katanya.

Revisi Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan hanya masuk dalam Prolegnas 2019-2024. Namun bukan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2019, sehingga tidak masuk dalam pembahasan pada tahun 2019.

Baca juga  Grup A: Pembuktian Hazard dan Zidane di tengah kebisingan Neymar

Sedangkan Revisi UU Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat tidak juga rampung.

Sebagai catatan, dari target 189 RUU selama lima tahun, DPR baru mengesahkan sebanyak 84 UU atau sekitar 40 persen dari target. Sementara dari 84 RUU yang disahkan DPR periode 2014-2019, sebanyak 35 RUU (42 persen) yang masuk Prolegnas Prioritas.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah membahas Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) sebagai dasar...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melaporkan capaian kinerja dan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun...