Terkini AgrariaIndef nilai KPK minimalisir praktik korupsi izin investasi

Indef nilai KPK minimalisir praktik korupsi izin investasi

Jakarta ((Feed)) – Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai bahwa keberadaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat meminimalisir praktik korupsi dalam proses perizinan investasi.

“Pengusaha baik asing maupun lokal inginnya bersih dan ada kemudahan untuk proses perizinan usaha. Investor, akan menghindari negara yang tingkat korupsinya tinggi,” ujar ekonom senior Indef Faisal Basri dalam diskusi bertema Ekonomi Politik Korupsi di Jakarta, Senin.

Maka itu, ia berharap, Presiden dapat menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) terkait Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK).

“Kalau tidak ada Perppu, legitimasi pemerintah menjadi terkikis,” ucapnya

Menurut dia, keberadaan KPK juga telah memperbaiki iklim investasi. Pasalnya, iklim investasi sejalan dengan langkah menekan korupsi.

“Terlihat dari naiknya skor indeks kemudahan berbisnis yang ternyata beriring dengan membaiknya indeks persepsi korupsi,” katanya.

Baca juga  Pembinaan di Kanwil BPN Provinsi Maluku Utara, Menteri Nusron: Tugas Saya sebagai Menteri adalah Memberikan Kepastian dan Harapan

Ia memaparkan, berdasarkan data Transparency International, indeks persepsi korupsi di Indonesia mengalami perbaikan, pada 2009 skor IPK Indonesia 28, menjadi 38 pada 2019. Meski masih jauh dari skor 100, namun menunjukkan ada perbaikan.

Sejalan dengan perbaikan itu, dipaparkan, kemudahan berbisnis atau ease of doing business juga mengalami perbaikan. Dari peringkat ke-114 pada tahun 2015 menjadi peringkat ke-73 pada tahun 2019.

“Ada ‘improve’ korupsi dan kemudahan berbisnis juga membaik,” ucapnya.

Direktur Program Indef Esther Sri Astuti menambahkan institusi yang berkomitmen untuk memberantas korupsi harus lebih diperkuat karena juga dapat menarik investasi ke dalam negeri lebih baik.

“Korupsi akan membuat ketidaktransparanan dan kebijakan yang tidak efisien, akhirnya akan meningkatkan resiko dan ketidakpastian lingkungan bisnis sehingga mengurangi aliran modal asing yang masuk,” katanya.

Baca juga  Pemuda Katolik Jatim: Mbah Moen wariskan perdamaian Indonesia

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah membahas Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) sebagai dasar...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melaporkan capaian kinerja dan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun...