Terkini AgrariaDPR baru diharapkan buat UU yang mampu jamin kepastian investasi

DPR baru diharapkan buat UU yang mampu jamin kepastian investasi

Ini penting jika pemerintah ingin menarik investasi yang bersifat padat karya

Jakarta ((Feed)) – Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) mengharapkan anggota DPR RI periode 2019-2024 yang akan dilantik pada Selasa (1/10) mampu menghasilkan produk hukum atau undang-undang (UU) yang menjamin kepastian investasi.

“Satu di antara beberapa yang belum terselesaikan seperti UU Ketenagakerjaan yang sebelumnya ingin direvisi, namun masih belum selesai kajiannya hingga saat ini,” kata Peneliti INDEF Andry Satrio Nugroho di Jakarta, Senin.

Menurut dia, DPR dapat bekerja bersama dengan pemerintah untuk menghasilkan produk hukum yang menjamin kepastian berinvestasi, terutama di daerah.

Dia menjelaskan tenaga kerja erat kaitannya dengan sektor investasi karena Indonesia saat ini berhadapan dengan biaya besar untuk tenaga kerja. Selain itu juga biaya yang dikeluarkan perusahaan apabila terjadi kebangkrutan usaha, termasuk biaya pensiun.

Baca juga  Presiden instruksikan keamanan Papua segera dipulihkan

“Ini penting jika pemerintah ingin menarik investasi yang bersifat padat karya,” ujar Andry Satrio Nugroho.

Andry menambahkan beberapa RUU di dalam Prolegnas  pada periode 2014-2019 juga masih belum selesai, yang seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi DPR ke depan.

“Karena beberapa RUU khususnya yang diusulkan oleh Pemerintah tidak terbahas dan justru menjadi pekerjaan rumah untuk periode selanjutnya,” katanya.

Meski begitu Andry mengharapkan agar dalam menghasilkan produk hukum tersebut DPR tidak mengerjakan secara terburu-buru seperti yang dilakukan wakil rakyat beberapa waktu yang lalu.

Hal itu, imbuh dia, agar publik dapat menilai apakah produk hukum tersebut tidak bersinggungan terhadap kepentingan publik maupun bertentangan dengan produk hukum lainnya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...