Terkini AgrariaSubsidi harga ponsel, cara Samsung rayu konsumen di India

Subsidi harga ponsel, cara Samsung rayu konsumen di India

Jakarta ((Feed)) – Samsung Electronics berencana memberikan bantuan pendanaan agar konsumen dapat membeli ponsel, cara yang mereka tempuh untuk menghadapi kompetisi ketat di pasar ponsel India.

“Kami akan memberi bantuan keuangan untuk konsumen yang tidak tersentuh bantuan keuangan konsumen sebelumnya,” kata wakil direktur senior Samsung India untuk bisnis ponsel, Mohandeep Singh, dikutip dari Reuters, Jumat.

Samsung, perusahaan teknologi asal Korea Selatan, akan bermitra dengan perbankan lokal untuk memberikan bantuan pinjaman cepat dan mudah kepada calon konsumen.

Sistem bundel penjualan ponsel di India berbeda dengan yang biasa ditemui. Jika biasanya produsen ponsel menggandeng operator seluler untuk bundel ponsel dengan kartu seluler, di India, bundel dijual oleh ritel sementara konsumen bisa memilih operator seluler yang mereka inginkan.

Bantuan pendanaan untuk beli ponsel sudah dilakukan oleh beberapa merk di India, mereka bekerja sama dengan perusahaan finansial. Bantuan yang diberikan Samsung berbeda, mereka akan membuat produk pinjaman sendiri agar dapat mendorong penjualan.

Baca juga  Telkomsel akan resmikan NextDev Hub untuk startup digital awal 2020

Program perdana dari Samsung akan berupa pinjaman bebas bunga untuk berbagai model ponsel. Tapi, Singh menyatakan, syarat dan ketentuan seperti bunga bisa saja berubah di masa mendatang.

India merupakan pasar yang yang sangat besar untuk ponsel pintar, diperkirakan jumlah ponsel yang beredar di sana mencapai 450 juta unit. Samsung menjual ponsel di India melalui 180.000 gerai ritel dan lebih dari 2.000 toko ekslusif.

Samsung semula menjadi yang nomor satu di India, kini mereka harus bersaing ketat dengan ponsel murah spesifikasi mumpuni seperti Xiaomi, Oppo dan Vivo.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah membahas Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) sebagai dasar...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melaporkan capaian kinerja dan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun...