Terkini AgrariaPDIP "digoyang" terkait penetapan pimpinan DPRD Kepri

PDIP "digoyang" terkait penetapan pimpinan DPRD Kepri

Tanjungpinang ((Feed)) – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) “digoyang” terkait penetapan Jumaga Nadeak sebagai Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau.

Pengamat politik dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Bismar Arianto, yang dihubungi dari Tanjungpinang, Jumat, mengatakan, PDIP sejak dahulu memiliki mekanisme baku dalam menetapkan kadernya sebagai pimpinan DPR maupun DPRD.

Keputusan DPP PDIP itu, kata dia sulit diubah, meski mendapat intervensi dari berbagai pihak.

“Semakin diintervensi, biasanya semakin kokoh keputusan PDIP,” katanya, yang juga mantan Dekan FISIP UMRAH.

Menurut dia, aspirasi yang disampaikan sejumlah kelompok massa agar Ketua DPRD Kepri berasal dari wilayah itu dan agama tertentu, sah-sah saja. Namun sebaiknya, menjadi bahan pertimbangan PDIP.

“Penetapan siapa Ketua DPRD Kepri itu merupakan hak partai pemenang Pemilu 2019 yakni PDIP,” ujarnya.

Baca juga  Permudah Layanan Kesehatan di Puskesmas, Pemko Payakumbuh Luncurkan SiPaduko

Bismar enggan berkomentar ketika ditanya apakah polemik penetapan Jumaga Nadeak sebagai Ketua DPRD Kepri bersumber dari internal partai.

Ia mengatakan dinamika politik yang terjadi tidak akan mengubah keputusan PDIP, apalagi DPRD Kepri telah menetapkan Jumaga Nadeak sebagai calon ketua definitif DPRD Kepri. Pelantikan Jumaga maupun tiga Wakil Ketua DPRD Kepri menunggu keputusan Mendagri.

“PDIP itu partai besar dan berpengalaman sehingga diyakini mampu menyelesaikan permasalahan baik yang berasal dari luar maupun internal partai,” tuturnya.

Belum lama ini, sejumlah kelompok massa melakukan aksi unjuk rasa menuntut agar Ketua DPRD Kepri merupakan putra daerah yang menganut agama tertentu. Dalam waktu dekat, dikabarkan ada organisasi tertentu yang juga akan melakukan aksi dengan tuntutan yang sama.

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...