Terkini AgrariaHuawei Indonesia akui isu blokir AS pengaruhi penjualan

Huawei Indonesia akui isu blokir AS pengaruhi penjualan

Jakarta ((Feed)) – Deputy Country Director Huawei CBG Indonesia, Lo Khing Seng, mengaku isu pemblokiran yang dilakukan Amerika Serikat terhadap produk-produk perangkat konsumen Huawei sempat memengaruhi penjualan di Indonesia.

“Saat berita itu timbul, angka (penjualan) saat Lebaran tidak seperti yang diharapkan. Tetapi, itu terjadi karena banyak beredar berita yang tidak benar,” ujar Lo ditemui usai peluncuran Huawei Nova 5T di Jakara, Rabu.

Lo mengklaim banyak berita simpang siur terkait pemblokiran AS terhadap produk Huawei misalnya kabar mengenai Huawei hanya dapat aktif 90 hari dan ponsel P30 Pro yang dijual sangat murah.

Namun menurut Lo, perusahaan-perusahaan yang bekerja sama dengan Huawei melakukan “pause” ketika tim legal bekerja untuk memilah mana yang bisa dilakukan atau tidak di AS.

“Setelah itu terjadi, respons konsumen khawatir,” katanya.

Baca juga  Lindungi Anak Dari Prilaku Menyimpang, Pemko Gelar Sosialisasi LGBT Bagi Siswa Sekolah

Respons pengguna sempat membuat penjualan tidak sesuai dengan yang diharapkan. Tapi, Lo enggan menyebut secara spesifik persentase penurunan penjualan.

“Jadi, saat Mei, Juni, jualan kami memang tidak sesuai dengan saat Lebaran, yang seharusnya musim panen, malah turun. Tapi, Juli naik lagi karena orang tahu berita itu tidak benar,” katanya.

Peningkatan penjualan tersebut salah satunya juga dipengaruhi oleh komitmen para mitra untuk terus mendukung Huawei.

“Partner kami, seperti Erafone, mendukung. Mereka memberikan jaminan kalau bermasalah akan dikembalikan, dan layanan itu diperpanjang hingga akhir 2019,” ujar Lo.

Huawei terperangkap di tengah perang dagang China-AS, yang tidak mengizinkan Huawei berbisnis dengan perusahaan AS.

Saat dimasukkan ke daftar hitam di AS, bisnis ponsel Huawei kehilangan akses ke sejumlah rekanannya, salah satunya sistem operasi Androind milik Google.

Baca juga  Sidak di Dua Tempat, Pj Wali Kota : Ingatkan Sampah yang Dihasilkan Telah Terpilah

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...