Terkini AgrariaGunung Kidul tindak lanjuti catatan UNESCO soal Geopark Gunungsewu

Gunung Kidul tindak lanjuti catatan UNESCO soal Geopark Gunungsewu

Itu menjadi catatan paling atas logo Geopark Gunungsewu bisa dimunculkan dimana saja

Gunung Kidul ((Feed)) – Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, segera menindaklanjuti lima catatan yang diberikan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) untuk mempertahankan status Taman Bumi atau Geopark Gunungsewu sebagai UNESCO Global Geopark.

Kepala Dinas Pariwisata Gunung Kidul Asti Wijayanti di Gunung Kidul, Rabu, mengatakan catatan UNESCO antara lain masih kurang menampilkan logo geopark internasional di kawasan Gunungsewu.

“Itu menjadi catatan paling atas logo Geopark Gunungsewu bisa dimunculkan dimana saja seperti di gapura selamat datang yang terletak di Patuk atau bisa saja ditempatkan di produk-produk hasil olahan masyarakat yang ada di sekitar geopark,” kata Asti.

Ia mengatakan bagi pelaku wisata dan masyarakat di Gunung Kidul yang belum memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang mempuni, pihaknya siap memberikan pelatihan kepada masyarakat untuk mendapatkan kemampuan bahasa tersebut.

Baca juga  400 angggota Kodam Sriwijaya amankan perbatasan Timor Leste

“Kami akan mendampingi masyarakat yang berkecimpung di pariwisata untuk bisa menggunakan Bahasa Inggris. Masyarakat di sekitar bisa tetap mendukung keberadaan geopark dengan berpartisipasi menjadi mitra,” katanya.

Sekretaris Dispar Gunung Kidul Hary Sukmono mengatakan status UNESCO  Global Geopark (UGG) Gunungsewu yang diperoleh memiliki makna penting untuk keberadaan kawasan karts Gunungsewu.

Menurut dia, dengan status tersebut, selain menjaga keberadaan situs dengan upaya konservasi, juga berperan untuk program edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

“Pengukuhan status geopark memang dibutuhkan, tapi yang paling penting keberadaannya bisa memberikan manfaat. Selain itu, status UGG Gunungsewu dapat mempercepat pengembangan pariwisata Gunung Kidul, terlebih dengan dioperasikannya penerbangan internasional di Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo,” katanya.

Ia mengatakan penerbangan internasional diharapkan membawa wisatawan mancanegara ke objek wisata di Gunung Kidul, sehingga menjadi destinasi wisata unggulan di DIY, khususnya pantai.

Baca juga  Kejari Kota Sukabumi musnahkan uang palsu Doraemon senilai Rp2 miliar

“Saat ini, jumlah wisatawan mancanegara ke Gunung Kidul sudah mencapai 23 ribu, dengan adanya penerbangan internasional diharapkan lebih banyak lagi wisatawan yang ke Gunung Kidul,” ujarnya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...