Terkini AgrariaPMI bantu ratusan pengungsi korban kebakaran limbah di Tangerang

PMI bantu ratusan pengungsi korban kebakaran limbah di Tangerang

Tangerang, Banten ((Feed)) – Palang Merah Indonesia (PMI) membantu ratusan pengungsi warga Kampung Baru, Kota Tangerang, Banten yang merupakan korban kebakaran diakibatkan terbakarnya lapak daur ulang limbah plastik pada Selasa, (24/9).

“Dari pendataan yang dilakukan petugas penanggulangan bencana setempat ada sebanyak 184 warga yang mengungsi di 10 titik pengungsian akibat kebakaran yang menghanguskan 19 rumah dan dua kontrakan di Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda. Kebakaran permukiman warga ini berasal dari terbakarnya lapak limbah pengolahan plastik,” kata Kabiro Humas PMI Kota Tangerang melalui sambungan telepon, Rabu.Sehingga

Menurutnya, untuk meringankan penderitaan korban kebakaran ini, PMI menerjunkan relawannya untuk memberikan bantuan  berupa makanan dan minuman dengan mendirikan dapur umum di aula kantor Kecamatan Benda selama tiga hari ke depan.

Para pengungsi didominasi oleh warga luar daerah sehingga mereka tidak punya sanak keluarga di Kota Tangerang setelah tempat tinggalnya hangus terbakar. Dalam melayani pengungsi ini pihaknya juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat dan instansi terkait untuk memenuhi perlengkapan dapur umum.

Baca juga  Pabrik gula Rejoso Manis Indo mulai giling perdana tebu

Tidak hanya memberikan bantuan logistik berupa makanan dan minuman, tetapi PMI juga menurunkan petugas medisnya untuk memberi pelayanan kesehatan, apalagi di lokasi pengungsian banyak terdapat anak, balita dan lansia yang rentan terserang penyakit.

“Lokasi pengungsian yang serba terbatas dikhawatirkan para korban kebakaran ini mudah terserang penyakit maka dari itu kami memantau kesehatan pengungsi dengan menyiagakan sejumlah personel yang dibagi di 10 titik pengungsian,” katanya.

Selain PMI, sejumlah instansi seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan Kota Tangerang dan Angkasa Pura II turut membantu menyalurkan logistik serta memberikan pelayanan kesehatan bagi warga korban kebakaran yang mengungsi.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...