Terkini AgrariaBPBD duga pendaki Gunung Sibayak meninggal karena sakit

BPBD duga pendaki Gunung Sibayak meninggal karena sakit

Teman-teman korban juga menyebutkan memang Reza sudah lama mengeluhkan sakit asam lambung

Medan ((Feed)) – Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Karo, Sumatera Utara, Natanail Perangin-angin menduga pendaki, Reza (28), meninggal karena mengalami sakit asam lambung saat berada di puncak Gunung Sibayak, Minggu (22/9/2019).

“Teman-teman korban juga menyebutkan memang Reza sudah lama mengeluhkan sakit asam lambung,” kata Natanail saat dihubungi dari Medan, Minggu malam.

Bahkan, menurut dia, informasi yang diterima bahwa korban sewaktu mendaki Gunung Sibayak tidak makan nasi, melainkan hanya minum kopi saja.

“Faktor lain dugaan kita mungkin meninggal karena kedinginan di atas puncak Gunung Sibayak, yang kalau malam hari suhu di atas bisa mencapai 15 celsius,” ujar Natanail.

Seorang pendaki meninggal saat berada di puncak Gunung Sibayak, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Minggu (22/9/2019). Korban bernama Reza (28), warga Jalan Sei Mencirim, Kabupaten Deliserdang.

Baca juga  Banuelos enggan sepelekan buruknya rekor tandang PSM

Berdasarkan keterangan Humas Kantor SAR Medan Sariman S Sitorus, sebelum meninggal korban sempat kejang-kejang di puncak Gunung Sibayak, sekitar pukul 07.00 WIB.

Mendapat laporan itu, tim Kantor SAR Medan mengirimkan anggota untuk melakukan proses evakuasi. Di lokasi, tim SAR gabungan yang terdiri atas berbagai unsur termasuk Polri, pihak kehutanan, dan masyarakat segera mengevakuasi korban.

Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Amanda di Berastagi sekitar pukul 13.00 WIB.

“Sesampainya di rumah sakit, dokter langsung memeriksa keadaan korban dan dokter menyatakan korban telah meninggal dunia. Selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada keluarga,” katanya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah membahas Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) sebagai dasar...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melaporkan capaian kinerja dan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun...