Terkini AgrariaPKS ambil hikmah Syaikhu-Agung disebut tidak mengerti Jakarta

PKS ambil hikmah Syaikhu-Agung disebut tidak mengerti Jakarta

Jakarta ((Feed)) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta mengatakan mengambil hikmah dengan pandangan masyarakat dan beberapa anggota DPRD pada dua cawagub DKI, Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto, yang disebut tidak mengerti Jakarta.

“Kami percaya apapun ada hikmahnya, dengan dibilang demikian, kami terus evaluasi, mungkin kurang sosialisasi. Dua nama ini adalah pilihan pimpinan dan banyak keunggulan yang menjadi pertimbangan kenapa mereka terpilih,” kata Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Syakir Purnomo, di Jakarta, Minggu.

Syaikhu disebut Syakir memiliki pengalaman di bidang pemerintahan atau administrasi dengan rekam jejak pernah menjabat Wakil Wali Kota Bekasi (2013-2018), DPRD Provinsi Jawa Barat (2009-2013) dan anggota DPRD Kota Bekasi (2004-2009).

Sedangkan Agung Yulianto yang berlatar belakang sebagai pengusaha sukses yang dianggap mampu menjalin mitra dengan berbagai kalangan dan berlatar belakang pendidikan, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) seperti Syaikhu dan sempat menjadi auditor di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Baca juga  Kementerian ATR/BPN Bangun Sinergitas Bersama Pemerintah Daerah Provinsi Aceh

Sementara di kepengurusan partai, mereka berdua memiliki jabatan yang cukup strategis. Ahmad Syaikhu menduduki Ketua DPW PKS Jawa Barat, sedangkan Agung Yulianto merupakan Sekretaris DPW PKS DKI Jakarta.

Dengan ini, kata dia, dua kandidat ini berkompeten menjadi Wagub DKI mendampingi Gubernur DKI Anies Baswedan sampai 2022 mendatang sebagai pengganti Sandiaga Uno yang maju menjadi calon Wakil Presiden RI mendampingi Prabowo Subianto pada April 2019 lalu.

“Siapapun yang terpilih, mereka tentu ada tim yang bisa membantu pekerjaannya karena mereka bukan pahlawan Superman yang bisa bekerja sendirian,” ujarnya.

Namun, untuk Syaikhu, diketahui kini sudah dipastikan terpilih menjadi anggota DPR periode 2019-2024 bahkan sudah menjalani pembekalan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) sebagai syarat sebelum pelantikan anggota DPR pada 1 Oktober 2019.

Akan tetapi hingga saat ini, Syaikhu sendiri belum menyatakan atau menyerahkan surat pengunduran dirinya dari bursa cawagub DKI Jakarta.

Baca juga  Bandara Rembele di Redelong Aceh belum layani kargo udara

Sementara itu, Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Muhammad Arifin menyebutkan pembahasan mengenai sosok Wagub DKI mengacu pada hasil kerja panitia khusus (pansus) DPRD DKI periode sebelumnya 2019-2024.

Hal tersebut, kata Arifin disepakati pada Kamis (19/9) lalu oleh tim penyusun tata tertib (Tatib) pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD) DPRD 2019-2024 selepas sehari sebelumnya fraksi PKS mengusulkan penambahan 13 pasal yang dinilai memiliki banyak kecocokan dengan Panitia Khusus (Pansus) periode sebelumnya mengenai pemilihan Wagub DKI Jakarta.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...