Terkini AgrariaKapal wisata belum berkontribusi besar bagi pendapatan Manggarai Barat

Kapal wisata belum berkontribusi besar bagi pendapatan Manggarai Barat

soal kapal-kapal wisata ini seperti yang saya katakan ‘indah kabar dari pada rupa’

Kupang ((Feed)) – Bupati Manggarai Barat (Mabar) Agustinus Ch Dula mengatakan kehadiran kapal-kapal wisata di daerahnya yang terkenal memiliki Taman Nasional Komodo, belum memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

“Setiap saat banyak kapal-kapal wisata datang ke Labuan Bajo namun sejauh ini kontribusinya terhadap pendapatan daerah tidak besar bahkan masih jauh dari harapan,” katanya dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Kupang, Jumat.

Dia mengatakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), PAD dari sektor pariwisata Manggarai Barat mencapai Rp250 miliar.

Salah satu sumber pemasukan yang dinilai paling potensial, lanjutnya, yaitu dari kapal-kapal wisata yang saat ini ramai berdatangan di kawasan Taman Nasional Komodo maupun parkir di Labuan Bajo.

Baca juga  Banjir dan Longsor di Kebumen, 2.107 Warga Mengungsi

Namun hingga saat ini pendapatan daerah dari sektor pariwisata termasuk dari kapal-kapal wisata belum menyentuh hingga Rp200 miliar bahkan masih jauh dari yang diharapkan.

“Jadi soal kapal-kapal wisata ini seperti yang saya katakan ‘indah kabar dari pada rupa’, karena kontribusinya bagi PAD masih sangat kurang,” katanya.

Ia telah meminta berbagai instansi terkait agar melakukan pendataan kembali kapal-kapal wisata secara menyeluruh.

“Karena bicara tentang PAD dari kapal-kapal harus berdasarkan data, persoalan kita belum punya data-data lengkap dan jelas,” katanya.

Bupati Agustinus juga meminta agar sistem pelayanan satu pintu berbasis aplikasi untuk melayani kunjungan wisatawan agar segera diterapkan.

“Sistem aplikasi ini agar kapal-kapal tidak seenaknya melakukan wisata bahari di Manggarai Barat dengan tidak tertib, tidak disiplin, dan munculnya kebocoran dalam hal pendapatan daerah,” katanya.

Baca juga  Gempa Mataram 2018 akibatkan kenaikan angka kemiskinan

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap...

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Related Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang mulai berjalan sejak 2017, telah berhasil mendaftarkan tanah secara masif. Dari total bidang...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, secara resmi membuka Forum Badan Komunikasi...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian data sertipikat tanah secara lebih mudah tanpa harus datang ke Kantor Pertanahan. Melalui layanan digital...