Terkini AgrariaBahan pangan ini berbahaya kalau dimakan mentah

Bahan pangan ini berbahaya kalau dimakan mentah

Jakarta ((Feed)) – Ada beberapa bahan makanan yang tidak boleh dikonsumsi mentah karena berpotensi membahayakan tubuh, mulai dari susu hingga kentang.

Berikut daftar makanan yang sebaiknya tak Anda konsumsi dalam kondisi mentah, seperti dilansir Indian Express, Kamis (19/9):

Kentang

Kentang matang terasa lezat bukan? Tetapi kentah mentah? Tidak ada jaminan rasanya selezat saat matang.

Belum lagi kentang mentah mengandung senyawa beracun yang disebut solanine, yang bisa membuat Anda sakit.

Kebanyakan kentang tidak memiliki cukup solanin untuk membunuh Anda, tetapi kentang yang terdapat warna dapat menyebabkan gejala termasuk sakit kepala, sakit perut, dan kelumpuhan. Selain itu ada risiko membuat perut kembung dan pencernaan terganggu.

Kacang merah

Jika tidak dimasak dengan benar, kacang merah mentah dapat membahayakan kesehatan.

Kacang ini mengandung lektin, yang jika dikonsumsi dalam dosis tinggi, dapat menyebabkan masalah pencernaan, mual dan muntah.

Baca juga  Penerbangan domestik Jateng di semester pertama 2019 turun

Anda harus merendam kacang dalam air setidaknya beberapa waktu dan merebus hingga mendidih untuk menghindari masalah ini.

Kecambah

Kecambah bagus untuk tubuh, tetapi tidak bila masih mentah. Kecambah mentah dapat menampung keluarga bakteri yang berpotensi membahayakan tubuh sehingga harus dihindari orang-orang yang memiliki kekebalan rendah, wanita hamil, anak-anak, orang tua.

Susu

Susu yang dikonsumsi langsung dari hewan tanpa dipasteurisasi, dapat mengandung bakteri berbahaya seperti E coli dan Salmonella.

Badan pengawas pangan dan obat di Amerika menyatakan, susu mentah lebih mungkin menyebabkan penyakit yang ditularkan melalui makanan daripada produk susu lainnya sekitar 150 kali lipat.

Terong

Seperti kentang, terong juga mengandung solanin yang bisa membuat Anda sakit. Terong yang dipanen di awal mengandung toksin dalam jumlah banyak. Selain itu, beberapa orang menunjukkan reaksi alergi terhadap terong, baik dimasak atau mentah.

Baca juga  Gubernur Papua ancam hentikan pemberian beasiswa mahasiswa eksodus

Biji apel

Satu atau dua biji tidak akan membunuh Anda, tetapi jika dikonsumsi secara teratur dan dalam jumlah berlebihan, bisa mematikan. Biji apel mengandung bahan kimia yang bisa berubah menjadi sianida organik.

Makanan lainnya

Bahan mentah lainnya yang juga perlu Anda hindari antara lain: telur, jamur liar, zaitun, tepung, daging babi dan almond pahit.

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...