Terkini AgrariaLima tahun Kabupaten Kupang dapat dana desa Rp553 miliar

Lima tahun Kabupaten Kupang dapat dana desa Rp553 miliar

Kupang ((Feed)) – Direktur Jendral (Dirjen) Pengembangan Daerah Tertentu (PDTU), Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Aisyah Gamawati mengatakan dalam kurun lima tahun Pemerintah Pusat telah mengucurkan dana desa sebesar Rp553,97 miliar yang dialokasikan bagi 160 desa di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.

“Alokasi dana desa yang dikucurkan Pemerintah Pusat kepada desa-desa di Kabupaten Kupang sudah mencapai Rp553, 97 miliar. Alokasi dana yang diberikan sangat besar guna mempercepat pembangunan desa,” katanya dalam sambutannya pada acara pranata adat melalui festival budaya di Oelamasi, Kabupaten Kupang, Sabtu (14/9/2019) malam.

Dirjen Aisyah Gamawati hadir di Oelamasi, Kabupaten Kupang sekitar 38 Km arah timur Kota Kupang, bersama Direktur Penanganan Daerah Pasca Konflik, Hasrul Edyar.

Ia mengatakan, alokasi dana desa yang dikucurkan Pemerintah Pusat untuk 160 desa di kabupaten yang berbatasan dengan Oecusse, Timor Leste dalam lima tahun mencapai Rp553,97 miliar dengan serapannya mencapai 99,35 persen.

Baca juga  DPR: Dorong infrastruktur telekomunikasi, perkuat ekonomi digital

Dikatakannya, tujuan negara dibawa kepemimpinan Presiden Joko Widodo adalah bagaimana meningkatkan kesejahtrakan rakyat khususnya bagi masyarakat desa.

Menurutnya melalui program Nawacita pada poin ketiga yaitu membangun Indonesia dari pingiran dengan memperkuat daerah-daerah dan pedesaan maka sejak tahun 2003 telah digelontorkan dana desa senilai Rp 250 triliun.

Dirjen PDTU, Aisyah Gamawati (kelima dari kanan) bersama Bupati Kupang, Korinus Masneno saat mengikuti kegiatan acara pranata adat melalui festival budaya di Oelamasi, Sabtu (14/9/2019). ((Feed)/ Benny Jahang)

Dia menambahkan, dalam lima tahun terakhir total dana desa yang sudah terserap sekitar Rp400 triliun yang pemanfaatannya untuk meningkatkan ekonomi dan derajat kehidupan warga.

“Sasarannya pada pembangunan jalan mencapai 191.000 kilometer, 8.000 pasar yang telah dibangun, juga embung, irigasi, PAUD yang dibangun dengan menggunakan dana desa,” tegas Aisyah Gamawati.

Menurutnya secara umum pengelolaan dana desa di Kabupaten Kupang mencapai 99,35 persen yang pemanfaatan dari dana desa berupa pembuatan jembatan, pasar, bumdes, tambatan perahun, pembangunan air bersih, Polindes, PAUD.

“Saya apresiasi setinggi-tingginya kepada pemda para kepala desa, pendamping desa yang telah kelola dana desa dengan baik di Kabupaten Kupang. Keberhasilan yang ada bisa lebih baik kedepannya. Ini bisa terwujud apabila suasana kegiatan berjalan aman, damai, penuh kekeluargaan,” ujarnya.

Baca juga  Kendalikan Mobilitas Antarnegara untuk Antisipasi Lonjakan Kasus Impor Covid-19

Dirinya juga menilai bahwa bangsa Indonesia memiliki banyak perbedaan keberagaman baik suku, agama dan golongan. Perbedaan itu hendaknya saling melengkapi dalam bingkai NKRI.

Semua warga negara yang hidup dalam perbedaan ini harus memberikan warna keindahan untuk hidup berdampingan secara damai.

“Kita kuatkan tekad dalam kebersamaan untuk melangkah bersama meningkatkan semangat dan motivasi menuju kesejahteraan sejalan dengan program Pemkab Kupang yakni warga sejahtera dan menjadi kabupaten unggul di kawasan Indonesia Timur. Mari kita lestarikan nilai adat dengan memperkuat pranata adat,” pintanya.

Hadir pada kesempatan ini Bupati Kupang, Korinus Masneno serta para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) serta ratusan warga dari berbagai desa di Kabupaten Kupang.
 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah membahas Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) sebagai dasar...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melaporkan capaian kinerja dan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun...