Terkini AgrariaBupati Pamekasan presentasikan potensi Madura di Bisnis Forum Jatim

Bupati Pamekasan presentasikan potensi Madura di Bisnis Forum Jatim

Potensi garam ini tersebar di semua kabupaten yang ada di Madura

Pamekasan, Jawa Timur ((Feed)) – Bupati Pamekasan, Jawa Timur, Baddrut Tamam mempresentasikan potensi ekonomi di Pulau Madura saat Bisnis Forum Jatim yang digelar di Surabaya, Kamis.

“Potensi yang ada di Madura yang kami paparkan adalah potensi sumber daya alam, peternakan, dan industri yang ada di Madura, sehingga diharapkan menarik minat investor untuk berinvestasi di Pulau Madura ini,” katanya.

Dalam rilis yang disampaikan kepada media di Pamekasan, Kamis malam, Baddrut menjelaskan, potensi yang ada di Madura yang dipresentasikan di Forum Bisnis Jawa Timur itu meliputi potensi sumber daya alam di Pulau Giliyang, Kabupaten Sumenep, produksi garam Madura, sapi Madura dan budi daya rumput laut.

Baddrut menjelaskan, keempat potensi Madura ini merupakan yang terbaik, bahkan untuk potensi oksigen yang ada di Pulau Giliyang merupakan terbaik kedua di dunia dengan kadar 20,95 persen.

Baca juga  Ketua MK besuk Wiranto, tetapi tak sempat berbincang

Demikian juga hasil produksi garam Madura, yakni memiliki kadar air 0,01 persen dan NaCL 94,10 persen.

“Potensi garam ini tersebar di semua kabupaten yang ada di Madura, baik Sumenep, Pamekasan, Sampang dan Bangkalan,” katanya.

Hasil produksi garam Madura, menurut dia, mampu menyumbang 711.000 ton setiap tahunnya atau menyumbang sekitar 27 persen dari kebutuhan garam nasional.

Hanya saja, sambung mantan Anggota DPRD Jatim dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, yang menjadi kendala selama ini, karena belum adanya industri pengolahan turunan garam di Madura, seperti pabrik infus, garam untuk kecantikan dan bahan industri lainnya.

“Maka dari itu, pemerintah, dalam hal ini Pemerintah Provinsi Jawa Timur atau pemerintah pusat, saya kira perlu mendorong optimalisasi potensi yang ada di Madura ini dengan membentuk kawasan ekonomi khusus garam,” katanya.

Selain itu, potensi Pulau Madura lainnya yang bisa dikembangkan adalah rumput laut. Jenis pertanian ini ada di Kecamatan Galis.

Baca juga  China dan Suriah belum terbendung di Grup A

Dari sisi peternakan, potensi yang bisa dikembangkan adalah sapi Madura. Menurut Bupati Baddrut Tamam, daging sapi Madura memiliki kualitas premium.

Populasi sapi Madura saat ini mencapai 1.004.226 ekor sapi, atau sekitar 5,8 persen dari populasi sapi nasional.

Sementara, kebutuhan daging nasional sekitar 686.270 ton, atau kurang sekitar 256.280 ton, dan ini, menurut dia, bila dilakukan dengan impor dan intensifikasi sapi Madura.

Namun demikian, di satu sisi, Baddrut Tamam menilai masih ada peluang yang bisa dikembangkan dengan kekurangan kebutuhan daging sapi nasional tersebut, yakni melalui investasi pembiakan, rumah potong hewan (RPH) modern dan pengolahan daging.

Jika nilai investasi sebesar Rp20 miliar, maka prospek keuntungan yang bisa diperoleh bisa mencapai Rp46 hingga Rp139 miliar lebih per tahun, dengan asumsi keuntungan Rp5 ribu per kilogram.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...