Terkini AgrariaDua klinik di Medan dapat izin lakukan vaksinasi meningitis

Dua klinik di Medan dapat izin lakukan vaksinasi meningitis

Medan ((Feed)) – Sebanyak dua klinik kesehatan di Medan mendapat izin melakukan vaksinasi meningitis untuk jamaah umroh.

“Dua klinik tersebut yakni Klinik Assyifa Jalan Waringin dan Al- Ikhlas Jalan Selamat Ketaren Medan, ” ujar
Kepala KKP kelas I Medan, Priagung Adhi Bawono di Medan, Kamis.

Priagung Adhi Bawono mengatakan, KKP memberi persetujuan kepada klinik swasta untuk melakukan vaksinasi selama klinik itu mengikuti peraturan yang ada.

Kebijakan itu mengacu kepada Permenkes Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pelayanan dan Penerbitan Sertifikat Vaksinisasi Internasional serta Undang – Undang Nomor 6 Tahun 2018.

Dengan adanya Klinik Assyifa dan Al- Ikhlas yang merupakan klinik binaan atau perpanjangan tangan dari KKP, maka jamaah umroh yang di daerah Medan tidak perlu jauh-jauh datang ke Belawan untuk mendapatkan kartu kuning atau International Certificate Of Vaccination (ICV).

Baca juga  Menteri Nusron: Kepastian dan Transparansi Waktu Jadi Kunci Pelayanan Pertanahan

“Kehadiran dua klinik tersebut memudahkan masyarakat untuk mencapai akses vaksinasi, ” katanya.

Dia mengakui, selain kedua klinik itu, ada beberapa klinik lainnya yang sedang dalam proses pengajuan atau menunggu persetujuan dari KKP seperti dari Sibolga dan Rantauprapat.

KKP, katanya, memang berharap bisa memiliki mitra atau klinik binaan di setiap kabupaten/kota.

“Tetapi itu pasti perlu waktu karena seleksinya ketat untuk mencegah hal – hal yang tidak diingini seperti adanya penggunaan vaksin palsu yang membahayakan masyarakat, ” ujarnya.

Pemerintah sendiri meningkatkan pengawasan dan memberi sanksi tegas kepada klinik ataupun oknum -oknum yang memberikan vaksin palsu.

Apalagi, katanya, vaksinisasi itu bertujuan untuk melindungi dan mencegah penyakit menular di dalam negeri.

Penanggung Jawab Klinik Assyifa, Ade Ravica Sari mengakui, vaksin yang diwajibkan pemerintahan adalah meningitis.

Baca juga  Greysia-Apriyani raih perunggu

Jika jamaah terkena bakteri meningitis, maka yang diserang adalah saraf.

“Tanpa tahu gejalanya, tiba-tiba saraf diserang perlahan lalu demam, badan ngilu dan daya tahan tubuh menurun dan dampak yang fatal adalah kematian. Serangan itu yang ditakutkan,” katanya.

Di Arab Saudi, ujar Ade, banyak jamaah yang datang dari berbagai negara dan tidak tahu penyakit apa yang dibawa sehingga negara itu mewajibkan jamaah umroh diberi vaksin sebelum tiba.

Selain vaksin meningitis, menurut Ade, jamaah umroh dianjurkan untuk melakukan vaksin influenza.

Dengan alasan influenza lebih gampang penyebarannya melalui udara dan sangat menular dan dapat mengakibatkan komplikasi serius terutama pada orang yang mengalami penurunan kekebalan tubuh.

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...